4 Pesona Bukit Tenau di Sumba Timur

Jika sedang berada di Kota Waingapu, jangan lupa untuk mampir ke bukit Tenau ya sahabat. Bukit berselimut pada savannah ini merupakan destinasi wisata andalan Sumba Timur yang belum terlalu ramai dikunjungi.

Bukit Tenau menjadi lokasi yang patut dikunjungi bukan hanya karena pesonanya yang memukau, tapi juga lokasinya yang tak terlalu jauh dari Kota Waingapu. Bahkan lokasinya terbilang lebih dekat dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya di Kota Waingapu, seperti Pantai Walakiri, Bukit Warinding atau Air Terjun Tanggedu.

Bukit yang satu ini menawarkan pemandangan lekukan perbukitan, yang mirip dengan Bukit Warinding atau Bukit Lendongara. Daya tarik utama Bukit Tenau terletak pada latar belakang foto yang instagramable dan suasananya yang menenangkan pikiran.

1. Hamparan Rumput di Perbukitan

Bukit Tenau yang diselimuti rumput hijau. Foto: instagram/fikanindya

Bukit Tenau yang diselimuti rumput hijau. Foto: instagram/fikanindya

Daya tarik utama Bukit Tenau adalah perbukitannya yang seperti tak berujung, mengingatkan kita akan Bukit Teletubbies, mungkin dalam versi yang lebih curam. Di musim penghujan kita akan melihat bukit diselimuti rumput yang hijau. Dipadu dengan langit biru Sumba yang cemerlang, menghadirkan pemandangan yang menyegarkan mata.

Tak kalah eloknya, di musim kemarau kita akan melihat rumput berwarna kuning keemasan. Di musim ini, pemandangan bukit menjadi lebih fantastis jika ditambah dengan sinaran matahari pagi ataupun sore.

Baca juga : 5 Bukit Indah di Sumba

2. Menikmati Matahari Terbit

Menikmati matahari terbit di Bukit Tenau. Foto: www.kompasiana.com/siscadewi 2

Menikmati matahari terbit di Bukit Tenau. Foto: www.kompasiana.com/siscadewi

Bukit Tenau disebut-sebut menjadi tempat melihat matahari terbit terbaik di Pulau Sumba. Di sini kita bisa melihat matahari terbit dengan lapang, apalagi jika kita cukup beruntung untuk datang saat cuaca sedang cerah.

Untuk bisa mendapatkan pemandangan terbaik, sebaiknya wisatawan datang setidaknya pukul lima pagi. Pengunjung akan mendapati matahari dengan sinar keemasan terbit dari ufuk timur, dengan langit dan udara yang bersih.

3. Tempat Mencari Ketenangan

Bersantai di Bukit Tenau. Foto: instagram/kresnaherdiato

Bersantai di Bukit Tenau. Foto: instagram/kresnaherdiato

Pemandangan yang lapang di Bukit Tenau ini membantu kita untuk menata ulang pikiran kita, yang terbiasa akan hiruk pikuk padatnya perkotaan. Pengunjung bisa duduk di pinggiran bukit, sambil bercengkerama dengan sahabat. Pengunjung juga bisa menikmati perbekalan yang dibawa, namun jangan lupa untuk membawa kembali sampahnya ya.

4. Berburu Foto yang Epik

Bukit Tenau ketika musim kemarau, diselimuti rumput yang menguning. Foto: instagram/natural_ina

Bukit Tenau ketika musim kemarau, diselimuti rumput yang menguning. Foto: instagram/natural_ina

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mendapatkan foto yang bagus dengan latar belakang Bukit Tenau. Kebanyakan wisatawan di sini berfoto dengan pose membelakangi fotografernya untuk mendapat kesan magis. Atau berfoto dengan kuda milik warga setempat. Berfoto dengan mengenakan kain tenun khas Sumba juga banyak dilakukan, benar-benar sebuah pernyataan kalau kamu sedang berada di Sumba.

Jam terbaik untuk mendapatkan foto yang estetik adalah di pagi hari untuk mendapatkan golden hour. Foto di sore hari pun tidak masalah, karena kita bisa mendapatkan sinaran matahari senja yang cantik. Jika memiliki budget lebih, akan lebih baik jika bisa berfoto menggunakan drone di sini. Dengan drone, cakupan foto maupun video yang dihasilkan bisa lebih luas dan lebih estetik.

Lokasi Bukit Tenau

Bukit Tenau berlokasi di Desa Tenau, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Lokasinya sekitar 15 kilometer dari Kota Waingapu, dengan waktu tempuh sekitar 20-30 menit.

Petunjuk jalan menuju lokasi ini masih cukup terbatas. Oleh karena itu, ada baiknya jika wisatawan banyak bertanya ke warga setempat agar tidak tersesat. Transportasi umum menuju bukit ini belum tersedia, sehingga pilihannya adalah menaiki ojek atau menyewa kendaraan pribadi, bisa berupa motor atau mobil. Tarif sewa motor per harinya mencapai Rp100.000.

Secara garis besar, rute jalan menuju Bukit Tenau adalah sebagai berikut:

Dari Kota Waingapu, wisatawan bisa berkendara menuju Jembatan Kambaniru. Ketika menemui persimpangan, belok ke arah kanan. Sedangkan jika lurus, kita akan menuju ke arah bandara.

Kemudian di persimpangan selanjutnya, belok ke arah kiri. Persimpangan di selanjutnya lagi, ambil belokan ke arah kanan. Tak jauh dari situ, wisatawan sudah akan mendapati hamparan persawahan milik warga. Pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan bertanya petunjuk arah kepada warga setempat. Tak seberapa jauh, wisatawan sudah bisa menemukan perbukitan Bukit Tenau yang mempesona mata.

You may also like...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x