Mencoba Rasa Teh Lino Sumba, Teh Khas Sumba yang Unik

Teh Lino Sumba mungkin masih sangat asing bagi sebagian besar traveler. Terlebih lagi bagi mereka yang belum menjelajahi salah satu wilayah di pulau Sumba. Khususnya Kabupaten Sumba Barat Daya.

Selain kuliner khas Sumba Barat Daya lainnya seperti Kaparak, Ro’o Luwa, Manu Pata’u Ni, ataupun Nga’a Watary Patau Kabbe, teh dari tanaman lino ini pantang dilewatkan.

Apalagi salah satu minuman khas Sumba ini tidak akan kamu temukan di daerah lain. Kecuali saat kamu berlibur ke Kabupaten Sumba Barat Daya.

Lantas, seperti apa sebenarnya rasa dan keistimewaan lain dari Teh Lino Sumba ini? Simak ulasannya di bawah ini ya!

Teh yang Beda dari Minuman Lain

Kemungkinan besar kamu tidak akan menemukan Teh Lino Sumba selain di Pulau Sumba. Khususnya daerah Sumba Barat Daya.

Teh Lino Sumba

Grewia koordersiana Burret (Sumber: Flickr/SierraSunrise)

Teh pada umumnya diolah dari daun teh atau Camellia sinensis. Namun, minuman khas Sumba ini berbeda karena diolah dari tanaman lino atau Grewia koordersiana Burret.

Diketahui, ternyata tanaman yang menjadi bahan baku minuman khas Sumba tersebut merupakan salah satu tanaman obat yang cukup populer di Sumba.

Menurut info, tanaman tersebut bisa digunakan untuk mengobati luka. Cara pengaplikasiannya dengan cara menumbuk bagian kulit kayunya. Kemudian hasil tumbukan tersebut ditempel pada bagian yang terluka.

Teh Khas Sumba yang Autentik

Berbagai jenis teh, termasuk yang sering dikonsumsi oleh penduduk Indonesia pada umumnya memiliki rasa yang khas.

Begitu pula dengan Teh Lino Sumba yang cita rasanya sangat autentik. Lumayan sulit untuk mendiskripsikan rasanya.

Teh Lino

Teh Lino Sumba (Sumber: Adventurose)

Namun yang pasti, agar bisa mengetahui rasa original dari Teh Lino Sumba ini, jangan pernah menambahkan gula.

Sebaliknya, kalau kamu kurang tahan dengan rasa ‘asing’ dari berbagai kuliner termasuk Teh Lino Sumba, tidak masalah untuk menambahkan gula sebagai pemanis.

Hanya saja sayang saat kamu sudah jauh-jauh ke Sumba, namun belum benar-benar merasakan betapa autentiknya rasa teh lino ini.

Dimana Bisa Menikmati Teh Lino Sumba?

Berkunjung ke Kabupaten Sumba Barat Daya, selain menikmati pariwisata di wilayah tersebut, jangan sampai melewatkan kulinernya.

Karena sudah sering mencoba makanan cepat saji atau masakan luar negeri di kota, tidak ada salahnya untuk mencicipi aneka makanan tradisional saat liburan ke Pulau Sumba.

Seperti Teh Lino Sumba yang bisa kamu temukan di tempat makan di Sumba Barat Daya, yaitu Ro’o Luwa Resto and Cafe.

Tempat Makan di Sumba

Ro’o Luwa Resto and Cafe (Sumber: instagram/duson_heo)

Meski namanya cukup modern, namun konsep yang ditawarkan Ro’o Luwa sedikit berbeda dengan restoran pada umumnya.

Hal ini karena sajian yang ditawarkan di tempat makan di Sumba ini kebanyakan adalah makanan tradisional khas Sumba Barat Daya.

Tujuan didirikan restoran dengan konsep ini karena upaya untuk kembali menghidupkan dan melestarikan kekayaan kuliner khas di Sumba, khususnya Sumba Barat Daya.

Tidak heran saat memasuki tempat makan di Sumba ini, kamu akan disuguhi beragam makanan khas Sumba seperti Ayam Rebus Kodi, Ayam Rebus Wewew, hingga Ro’o Luwa (daun singkong yang ditumbuk dan dicampur dengan beras).

Jangan lupa, menu tradisional lain yang disaikan di Ro’o Luwa Resto and Cafe ini adalah minuman khas Sumba, yaitu Teh Lino Sumba.

Sebelum mencicipi minuman khas Sumba ini, jangan pernah melewatkan aneka makanan khas Sumba yang rasanya autentik supaya tak menyesal.

Berapa Harga Teh Lino Sumba?

Tidak perlu khawatir soal dana saat ingin menikmati Teh Lino Sumba karena umumnya harga minuman khas Sumba ini sangat terjangkau.

Minuman Khas Sumba

Ilustrasi Teh Lino (Sumber: pexels/@freestocks)

Untuk satu gelasnya saja, biasanya kamu hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp5 ribu. Tetapi yang perlu diingat, harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu ya!

Oh ya, selain teh lino, kamu juga bisa mencicipi aneka kuliner khas Sumba dengan harga terjangkau. Seperti Ro’o Luwa yang umumnya dibanderol dengan harga Rp10 ribu, Ayam Rebus Kodi yang harganya sekitar Rp20 ribu per porsi, atau Ayam Rebus Wejewa yang hanya sekitar Rp25 ribu saja.

Well, Teh Lino Sumba yang merupakan salah satu minuman khas Sumba memang pantang untuk dilewatkan saat liburan ke Pulau Sumba.

Rasanya yang autentik dan berbeda dari teh lainnya, membuat minuman yang dibuat dari daun lino ini pas untuk dijadikan menu penutup setelah menikmati aneka makanan khas Sumba lainnya.

You may also like...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x