Mengunjungi Kampung Ratenggaro Sumba, Tempat Ikonik di Pulau Sumba

Kampung Ratenggaro Sumba atau biasa dikenal juga dengan nama Desa Adat Retenggaro merupakan salah satu tempat ikonik di Pulau Sumba. Kampung adat ini memiliki ciri khas jajaran rumah dengan atap yang menjulang tinggi.

Selain itu, Kampung Ratenggaro Sumba ini punya beberapa objek wisata menarik dan magis di dalamnya yang bisa di eksplor oleh pera wisatawan dan traveller yang penasaran.

Dengan berbagai kekayaan luhur dan budaya di tempat ini, Kampung Ratenggaro Sumba wajib jadi bucketlist-mu ketika mengunjungi salah satu destinasi wisata di kawasan Sumba barat daya.

Sumba sendiri merupakan sebuah pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau yang dikelilingi oleh lautan ini tentu memiliki banyak jajaran pantai dan panorama daratan yang indah.

Tapi tidak hanya sekedar objek wisata alam, Sumba juga kaya akan sejarah, cerita, serta ada istiadat yang masih dilestarikan hingga saat ini. Salah satu objek wisata sejarah dan adat yang cukup terkenal dari Sumba adalah Kampung Ratenggaro Sumba ini.

Sumber: nativeindonesia.com

Nah, untuk kamu yang ingin menjelajah Sumba namun bingung harus kemana, Kampung Ratenggaro Sumba bisa jadi pilihan destinasi wisata yang menarik untuk dijelajahi.

Selain punya pemandangan desa yang asri dan alami, Kampung Rettenggaro Sumba juga menyimpan banyak cerita mengenai sejarah yang tidak bisa kamu temui di tempat lain.

Yuk simak informasi tentang kampung ikonik di Sumba ini.

Kampung Ratenggaro Sumba, Wisata Alam Sambil Belajar Sejarah Masa Lampau

Sumber: nativeindonesia.com

Kampung Ratenggaro Sumba adalah sebuah desa yang terletak di Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kampung yang satu ini berada di ujung dekat sebuah pantai yang punya panorama menawan yakni Pantai Ratenggaro.

Dari kawasan Kampung Ratenggaro ini kamu juga bisa menikmati pemandangan perairan yang dekat dengan kawasan kampung adat yang pastinya nampak begitu asri.

Sumber: wisataindonesia

Nama Ratenggaro sendiri berasal dari kata ‘rate’ yang berarti kuburan dan nggaro atau Garo yang merupakan orang-orang suku pertama yang tinggal di kampung tersebut.

Konon katanya dahulu kala ketika terjadi perang suku, suka yang kalah perang akan dibunuh dan dikubur di tempat itu yang kini dikenal dengan nama Kampung Ratenggaro Sumba.

Seperti namanya, Kampung Ratenggaro Sumba ini juga punya cerita sejarah yang magis dan cukup menarik untuk diketahui.

Biaya Liburan Ke Sumba

ratenggaro

Di kampung adat ini terdapat 304 buah kubur batu dan 3 diantaranya berbentuk unik serta terletak di dekat laut.

Selain itu, ukuran dan pahatan pada kubur batu itu juga unik yakni bentuknya menyerupai meja datar serta ukurannya besar dan kokoh meski setiap hari terkena hantaman angina yang kencang dari laut.

Tidak hanya kubur para leluhur saja, disana juga terdapat kuburan untuk warga Rotenggaro yang sudah meninggal dengan ukuran yang lebih kecil.

Dengan cerita masa lalunya yang kental dengan nilai leluhur dan kepercayaan menambah daya tarik magis dan sejarah dari tempat ini.

Keunikan Rumah Adat di Kampung Ratenggaro Sumba

Sumber: sociolla.com

Selain punya daya tarik wisata sejarah yang magis. Kampung Ratenggaro Sumba juga punya cerita dan filosofi yang nggak menarik tentang bentuk rumah adat di kampung ini.

Rumah adat (Uma Kelada) di Kampung Ratenggaro Sumba ini memiliki keunikan yakni dengan ciri khas atap menara yang menjulang tinggi mencapai 15 meter.

Atap pada rumah-rumah di kampung ini menggunakan bahan dasar jerami serta tinggi rendahnya atap didasarkan atas status sosial pemilik rumah tersebut.

Rumah adat di Kampung Ratenggaro Sumba memiliki bentuk panggung yang terdiri dari 4 buah tingkat yang mana tingkat paling bawah digunakan sebagai tempat hewan peliharaan, tingkat kedua sebagai tempat tinggal, tingkat ketiga tempat menyimpan hasil panen, dan tingkat paling atas untuk menyimpan benda keramat dan tanduk kerbau sebagai symbol kemuliaan.

Di daerah kempung ini para wisatawan juga dapat berkeliling untuk mengeksplor uniknya rumah-rumah di Kampung Ratenggaro Sumba. Kamu juga bisa menyewa kuda untuk berkeliling kampung ini dengam membayar sekitar 50k.

Rute Menuju Kampung Ratenggaro Sumba

Sumber: flickr.com

Kampung adat Ratenggaro Sumba ini terletak 56 km dari Tambolaka, ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya.

Akses jalan dari Tambolaka menuju kampung ini juga sudah beraspal dan baik keadaanya yang bisa ditembuh kurang lebih 1,5 jam sampai 2 jam perjalanan.

Ada beberapa pilihan kendaraan yang bisa dipilih yakni menyewa mobil harian (+/- 500k), naik ojek (200k-300k), naik oto yakni sebutan angkutan umum di Sumba yang berupa minibus (10k).

Setelah berheni di Kecamatan Bondo Kodi, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Ratenggaro dengan naik ojek dan membayar sekitar 20k.

Nah itulah informasi tentang Kampung Ratenggaro Sumba yang sangat ikonik. Kapan mau mampir ke kampung yang kaya akan sejarah dan budaya ini?

You may also like...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x