Cara ke Sumba Yang Murah dan Mudah

Siapa bilang berwisata ke Sumba mahal?

Sumba dalam 3 tahun terakhir menjadi destinasi yang memikat bagi traveler, baik traveler domestik atau mancanegara. Panorama padang savana dan kuda-kuda liar yang bebas berlarian, pantai dengan pasir putih yang lembut,  perkampungan kuno yang magis tentu menjadi sajian menarik bagi para traveler untuk tidak dilewatkan begitu saja. Bagi traveler sejati Sumba barangkali merupakan salah satu destinasi luar biasa yang wajib dikunjungi sebelum mati.

Tapi sudah menjadi rahasia tidak tertulis, perjalanan ke timur menjemput matahari, seperti juga perjalanan ke Indonesia bagian timur lainnya adalah perjalanan yang mahal. Seorang traveler harus memiliki kantong yang tebal untuk mencapai surga di timur itu.

Benarkah begitu? Tentu tidak, meski mahal itu sebenarnya relatif. Perjalanan ke Sumba mahal dan tidak terjangkau barangkali hanya mitos. Memang sudah menjadi rahasia umum, destinasi wisata di Indonesia tImur minim fasilitas: tranportasi yang mahal dan tidak tersedia setiap saat, jalan-jalan  yang buruk, penginapan yang mahal, jaringan koneksi yang tidak lancar, dan lain sebagainya. Tapi bagi traveler sejati, semakin besar tantangan sebuah perjalanan, semakin menarik.

Satu hal yang penting diketahui agar tidak gagal paham, Sumba bukan Sumbawa. Sumba terletak di Nusa Tenggara Timur, sementara  Sumbawa terletak di Nusa Tenggara Barat. Jadi itu 2 destinasi wisata yang berbeda, bahkan berjauhan.

Yuk, kita lihat bagaimana perjalana ke Sumba dengan biaya murah dan muda.

Waktu Tebaik Mengunjungi Sumba

Sebelum melakukan perjalanan ke Sumba, traveler harus tahu dua hal. Pertama, apakah kamu ingin menikmati the real Sumba? The real Sumba adalah Sumba yang sesungguhnya di musim kemarau. Pada musin kemarau Sumba diliputi cuaca cerah, pemandangan padang savana yang kecoklatan dan senja yang merona merah. Jika kamu ingin menikmati the real Sumba, kamu bisa datang di bulan Mei sampai Agustus.

sumber: instagram.com

Kedua, apakah kamu ingin menikamati Sumba yang hijau? Jika ingin menikmati padang savana menghijau yang menakjubkan sebaiknya kamu datang di musim hujan. Periode waktu untuk itu antara bulan November hingga April. Jika ingin sekalian menikmati festival Pasola yang tersohor, waktu yang tepat untuk datang ke Sumba di bulan Februari hingga Maret.

Sebaiknya tentukan pilihan waktu sebelum memesan tiket dan memulai petualangan untuk menikmati saat terbaik di Sumba.

Open Trip, Sharing Cost, atau Backpacker?

Banyak biro wisata yang menawarkan perjalanan wisata ke Sumba berupa open trip. Bagi traveler yang malas untuk berburu informasi dan ingin cepat menikmati Sumba. Open trip menjadi pilihan yang gampang dan muda. Tinggal duduk manis biro wisata akan mengantarkan kamu menjelajahi Sumba yang eksotis. Tapi open trip akan terasa mahal bagi traveler yang berkantong tipis.

Pilihan berikutnya untuk mengunjungi Sumba dengan sharing cost. Sharing cost cocok untuk traveler yang punya gank atau kelompok. Karena semua biaya perjalanan bisa dibagi pada masing-masing anggota kelompok. Jadi setiap anggota kelompok akan membayar biaya perjalanan lebih murah. Sharing cost memakan biaya lebih rendah dari pada open trip.

Jika kedua model itu masih terlalu mahal dan kamu merasa wajib datang serta menikmati Sumba sebelum mati,  kenapa tidak mencoba menjadi solo backpacker saja? Memang menjadi backpacker membutuhkan keberanian lebih karena lebih banyak tantangan yang dihadapi di perjalanan.Tapi dijamin dengan menjadi backpacker perjalanan akan lebih berkesan.

Lupakan Tiket Pesawat, Naik Kapal Saja!

sumber: docplayer.info

Solo backpacker dapat dilakukan dengan menumpang kapal Pelni. Untuk keberangkatan dari Surabaya, Kapal Pelni seperti KM Awu, memiliki route Surabaya-Benoa (Bali)-Bima-Waingapu-Kupang. Harga tiket Pelni dari Surabaya ke Waingapu Rp. 312.000 dengan lama perjalanan 2 hari 2 jam, kamu sudah bisa mencapai Waingapu. Tapi kamu harus menyesuaikan jadwal Pelni, karena kapal Pelni hanya beroperasi 2 minggu sekali.

Route alternatif lain adalah route perjalanan darat. Untuk keberangkatan dari Yogyakarta bisa menggunakan kereta api ke Banyuwangi dengan tiket tidak sampai Rp 100.000, kemudian menyeberang ke lombok dengan bis biayanya sekitar Rp. 200.000. Kemudian dari Lembar (Lombok) ke Waingapu kurang lebih Rp 200.000 dengan menggunakan kapan Pelni KM Egon. Sangat murah dan terjangkau bukan?

sumber: pelancongirit.com

Sebelum melanjutkan penjelajahan ke Sumba, sebaiknya kamu istirahat dulu. Ada beragam penginapan yang murah di temukan di Waingapu mulai dari harga Rp. 100.000. Setelah tubuh kembali fresh dan segar,  lihat kembali daftar destinasi wisata yang akan kamu kunjungi. Jadwalkan secara urut agar bisa dijangkau dengan mudah. Jangan lupa membawa peta destinasi yang mau dituju. Kemudian sewa motor, harga sewa motor perhari Rp.100.000. setelah itu kamu dapat menikmati keindahan pasir putih di Pantai Nihiwatu atau mengagumi panorama padang savana luar biasa indah sambil menunggu senja di Taman Nasional Manupeu.

Selamat menikmati pesona Sumba dengan harga murah!

You may also like...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x