<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kampung adat &#8211; Trip Sumba</title>
	<atom:link href="https://tripsumba.com/tag/kampung-adat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tripsumba.com</link>
	<description>Guide Explore Pulau Sumba</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Aug 2024 12:17:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/iconisland.png</url>
	<title>kampung adat &#8211; Trip Sumba</title>
	<link>https://tripsumba.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inilah 5 Alasan kenapa harus liburan ke sumba</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/5-alasan-kenapa-harus-liburan-ke-sumba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[irmasinarwulan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 02:55:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Danau]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[air terjun]]></category>
		<category><![CDATA[alasan ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Alasan kenapa harus liburan ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[alasan liburan ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[backpacker sumba]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi sumba]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[info sumba]]></category>
		<category><![CDATA[info wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[liburan ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[ntt]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[opentrip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[paket tour sumba]]></category>
		<category><![CDATA[paket trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[private trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pulau sumba]]></category>
		<category><![CDATA[solo trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba island]]></category>
		<category><![CDATA[sumba travel package]]></category>
		<category><![CDATA[sumba trip]]></category>
		<category><![CDATA[tour sumba]]></category>
		<category><![CDATA[travel sumba]]></category>
		<category><![CDATA[traveller sumba]]></category>
		<category><![CDATA[trip ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata baru di sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata pulau sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[yang menarik di sumba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=625</guid>

					<description><![CDATA[Alasan kenapa harus liburan ke sumba &#8211; Indonesia bagian timur kini sedang mencuri perhatian masyarakat lokal maupun manca nagera.&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Alasan kenapa harus liburan ke sumba</strong> &#8211; Indonesia bagian timur kini sedang mencuri perhatian masyarakat lokal maupun manca nagera. Salah satu alasannya adalah karena kondisi alam mereka yang masih sangat terjaga.</p>
<p>Salah satu daerah di NTT yang memiliki keindahan alam yang memukau adalah Pulau Sumba. Pulau sumba menawarkan momen liburan yang berkesan yang mungkin akan membuatmu tak ingin pulang.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong></p>
<ul>
<li>Catat lokasi &amp; waktu <a href="https://tripsumba.com/budaya/eksotisnya-bunga-sakura-sumba/">Bunga sakura sumba</a> mekar</li>
<li>Inilah 6 <a href="https://tripsumba.com/air-terjun/bulan-madu-ke-sumba-kunjungi-destinasi-romantis-ini/">Destinasi bulan madu di sumba</a> yang bisa kamu kunjungi</li>
</ul>
<div id="attachment_626" style="width: 685px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-626" class="size-full wp-image-626" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Sumba-Walakiri-Beach-780291748.jpg" alt="pantai walakiri" width="675" height="451" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Sumba-Walakiri-Beach-780291748.jpg 675w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Sumba-Walakiri-Beach-780291748-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 675px) 100vw, 675px" /><p id="caption-attachment-626" class="wp-caption-text">Pantai Walakiri</p></div>
<p>Destinasi yang dimiliki oleh Sumba biasanya terdiri dari padang savana, bukit-bukit, air terjun, desa adat, dan juga beraneka ragam pantai.</p>
<p>Bahkan, pulau sumba memiliki banyak destinasi yang sama sekali belum dieksplor dikarenakan masih terbatasnya akses-akses yang ada di Pulau ini.</p>
<p>Agar kamu makin tergerak untuk berkunjung ke pulau sumba, kamu bisa membaca beberapa Alasan kenapa harus liburan ke sumba dan mengapa Sumba menjadi destinasi yang wajib dikunjungi.</p>
<h3>1. Masyarakat sumba yang ramah menyambut para wisatawan</h3>
<div id="attachment_1714" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1714" class="wp-image-1714 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Penyambutan-tarian-khas-Sumba-oleh-remaja-wanita-Desa-Ratenggaro-e1595058589904.jpg" alt="Alasan kenapa harus liburan ke sumba" width="650" height="380" /><p id="caption-attachment-1714" class="wp-caption-text">Warga Sumba menari menyambut wisatawan &#8211; Sumber: nativeindonesia.com</p></div>
<p>Ada banyak Alasan kenapa harus liburan ke sumba yang pertama adalah karena Keramahan warga Sumba menyambut wisatawan yang datang.</p>
<p>Kamu Jangan takut bahwa warga Sumba akan bersikap dingin, justru masyarakat khususnya sumba sangat ramah dan hangat kepada para wisatawan yang datang.</p>
<p>Mereka akan menyuguhkan keramahtamahannya dengan pengunjung yang menghormati adat setempat. Dengan syarat kamu harus mentaati aturan yang ada saat berkunjung ke desa adat maupun kampung adat.</p>
<p>Kemudian selalu sempatkan untuk mengajak warga setempat untuk berbincang-bincang.</p>
<h4>2. Sumba Banyak Memiliki surga tersembunyi</h4>
<div id="attachment_1446" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1446" class="size-full wp-image-1446" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/5-Tempat-Wisata-Di-Sumba-Barat-yang-Harus-Dikunjungi-e1594876504424.jpg" alt="tempat wisata di sumba Barat" width="650" height="312" /><p id="caption-attachment-1446" class="wp-caption-text">Danau Wekuri, Tempat Wisata Di Sumba Barat &#8211; Sumber: voinews.id/</p></div>
<p>Alasan kenapa harus liburan ke sumba yang kedua adalah karena di pulau Sumba sendiri banyak memiliki banyak tempat indah dan masih tersembunyi.</p>
<p>Jika kamu mencari tempat yang mampu menenangkan fikiranmu dan ingin mencari tempat yang menyegarkan mata, maka sumba adalah tempatnya. Salah satu tempat yang sangat menarik adalah <a title="danau weekuri" href="https://tripsumba.com/danau/indahnya-danau-weekuri-sumba-yang-dikenal-sebagai-danau-air-asin/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">danau weekuri</a>.</p>
<p>Danau ini menyimpan berbagai keunikan yaitu kamu bisa terapung di atas air karena air ini memiliki kadar garam yang tinggi.</p>
<p>Kemudian, airnya yang berwarna biru tosca akan memanjakan pandanganmu lho. So, dijamin gak akan pengen cepat-cepat pulang.</p>
<p><strong>Baca Juga ya :</strong> Kunjungi 10 <a title="Kampung Adat di Pulau Sumba" href="https://tripsumba.com/desa-adat/10-kampung-adat-di-pulau-sumba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Kampung Adat di Pulau Sumba</a> yang istimewa</p>
<h3>4. Pulau Sumba Banyak Memiliki <a title="kampung adat" href="https://tripsumba.com/budaya/rumah-adat-di-indonesia-dan-asalnya/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">kampung adat</a> yang unik</h3>
<div id="attachment_1717" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1717" class="size-full wp-image-1717" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Liburan-ke-Sumba-Desa-Ratenggaro-e1595058754651.jpg" alt="Desa adat Ratenggaro" width="650" height="488" /><p id="caption-attachment-1717" class="wp-caption-text">Desa Adat Ratenggaro &#8211; Sumber: sociolla.com</p></div>
<p>Yang ketiga alasan kenapa harus liburan ke sumba adalah karena Sumba memiliki begitu banyak budaya salah satunya rumah adatnya yang unik.</p>
<p>Jika ingin melihat keberagaman adat di nusantara, maka mengunjungi kampung adat di sumba adalah pilihan yang tepat.</p>
<p>Kebetulan kampung adat yang ada di sumba ini tersebar di berbagai wilayah dan kamu tak akan bisa untuk datang sekali waktu untuk mengunjungi seluruh kampung adat yang ada di sumba.</p>
<p>Nah yang bikin uniknya lagi adalah saat tradisi pernikahan dan kematian bisa diselenggarakan selama satu bulan penuh di salah satu kampung. Nah bisa banget nih menjadi wadah untuk kamu yang hobi dengan budaya di Indonesia.</p>
<h3>5. Di Sumba Ada resor terbaik di dunia yaitu di <a href="https://tripsumba.com/pantai/pantai-nihiwatu-sumba-simak/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Nihiwatu</a></h3>
<div id="attachment_675" style="width: 630px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-675" class="size-large wp-image-675" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/word-of-wanderlust-1024x1024.jpg" alt="hotel keluarga di sumba" width="620" height="620" /><p id="caption-attachment-675" class="wp-caption-text">hotel keluarga di Sumba, nihiwatu resort. sumber : Word of wanderlust</p></div>
<p>Selain terkenal akan budaya dan wisata alamnya yang indah, ternyata salah satu Alasan kenapa harus liburan ke sumba adalah karena di Pulau ini banyak sekali penginapan atau resot yang mewah.</p>
<p>Resor memang paling pas bila berdiri di sebuah pegunungan serta wisata pantai. pulau ini menjadi rumah bagi salah satu resor terbaik dunia yang berada di Nihiwatu.</p>
<p>Jika kamu berkesempatan untuk menginap di resor ini, kamu dapat mengakses Pantai Nihiwatu yang sering dijadikan lokasi berselancar.</p>
<p>Dengan panjang pantai hingga 2,5 kilometer, kamu bisa menaiki perahu menyusuri daerah teluk Pantai Konda Maloba ataupun snorkeling.</p>
<p>Nah, karena lokasi ini cukup tersembunyi, pantai ini sangat cocok untuk kamu yang menginginkan suasana sepi serta private saat bersantai.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> Inilah 5 <a title="Air Terjun Keren Di Sumba" href="https://tripsumba.com/air-terjun/5-air-terjun-keren-di-sumba-yang-harus-dikunjungi/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Air Terjun Keren Di Sumba</a> Yang Harus Dikunjungi</p>
<h4>5. Pulau Sumba Memiliki banyak air terjun yang indah</h4>
<div id="attachment_1882" style="width: 630px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1882" class="size-large wp-image-1882" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/air-terjun-wai-marang-1024x768.jpg" alt="Air Terjun Wai Marang" width="620" height="465" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/air-terjun-wai-marang-1024x768.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/air-terjun-wai-marang-300x225.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/air-terjun-wai-marang-768x576.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/air-terjun-wai-marang.jpg 1080w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><p id="caption-attachment-1882" class="wp-caption-text">Air Terjun Wai Marang Sumba Timur (Sumber: instagram/jeaslinelinn)</p></div>
<p>Alasan kenapa harus liburan ke sumba yang terakhir adalah karena di pulau Sumba banyak sekali wisata air terjun yang beragam bentuknya dan keindahanya.</p>
<p>Pulau Sumba juga merupakan tempat bagi air terjun yang sangat indah. karena kondisi alam yang masih sangat terjaga. air terjun di sumba masih sangat segar untuk dijadikan tempat pelepas penat dan lelah.</p>
<p>Adapun air terjun indah yang ada di sumba adalah Lapopu, Tanggedu, Matayangu, Matayangu, dan masih banyak lagi. Meski begitu, untuk menikmati pemandangan air terjun tersebut harus melewati jalan yang cukup menantang. namun sesampainya kamu di sana lelahmu akan dibayar setimpal.</p>
<p>Jika kamu ingin berenang atau menikmati leboh banyak air terjun tersebut sebaiknya jangan lupa untuk membawa pemandu agar kamu selalu aman ya guys.</p>
<p>Nah, itulah 5 Alasan kenapa harus liburan ke sumba. Dengan alasan yang sudah dipaparkan di atas, apakah kamu sudah  berniat dan segera memesan paket liburan untuk berkunjung ke sumba bersama keluarga atau pasangan kamu?</p>
<p>Pulau sumba sudah menanti untuk segera memanjakan kamu dengan keindahan alam maupun dengan budayanya yang sangat unik. Cocok menjadi destinasi liburan yang menyenangkan bagi kamu dan keluarga.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampung Wunga, Kampung Tertua di Sumba</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-wunga-di-sumba-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[yessif]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 14:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<category><![CDATA[backpacker sumba]]></category>
		<category><![CDATA[berkunjung]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Kalambar Cuna]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Waimulung]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[desa adat]]></category>
		<category><![CDATA[desa wunga]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[info sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[kampung tertua]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Wunga]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Megalitikum]]></category>
		<category><![CDATA[ntt]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba timur]]></category>
		<category><![CDATA[tempat wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata baru]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wunga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=2920</guid>

					<description><![CDATA[Perkampungan-perkampungan adat masih terjaga dengan lestari di tanah Sumba. Beberapa diantaranya yang sudah banyak dikenal adalah Kampung Adat Praiyawang,&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkampungan-perkampungan adat masih terjaga dengan lestari di tanah Sumba.</p>
<p>Beberapa diantaranya yang sudah banyak dikenal adalah Kampung Adat Praiyawang, Kampung Adat Ratenggaro dan Kampung Adat Pasunga.</p>
<p>Selain kampung-kampung tersbut, ternyata masih ada kampung-kampung adat lainnya yang tak kalah menarik.</p>
<p>Tersebutlah Kampung Wunga. Kampung ini merupakan kampung tertua di Sumba Timur. Kata <em>wunga</em> berasal dari <em>kawunga</em> yang berarti <em>awal</em>.</p>
<p>Di Kampung Wunga wisatawan bisa mengambil foto, melihat masyarakat menenun secara tradisional, melihat arsitektur rumah Sumba, melihat tari tradisional serta melihat kuburan megalitik yang menakjubkan.</p>
<blockquote><p>Baca juga: <a href="https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-wunga-kampung-tertua-di-sumba-timur/">Kampung Adat Praiyawang di Sumba Timur</a></p></blockquote>
<h3><strong>Sejarah Wunga, Kampung Tertua di Sumba Timur</strong></h3>
<div id="attachment_4421" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4421" class="size-full wp-image-4421" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga.jpg" alt="Kampung Wunga" width="640" height="480" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga.jpg 640w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-4421" class="wp-caption-text">Kampung Wunga &#8211; Harry Sofian</p></div>
<p>Dikutip dari buku <em>Sejarah, Musyawarah dan Adat Istiadat Sumba Timur</em>, penduduk pertama Pulau Sumba disebut-sebut terdiri dari 8 orang, yakni 4 orang laki-laki dan 4 orang perempuan, yang datang dari tanah Malaka.</p>
<p>Sempat berpindah satu tempat ke tempat lainnya, akhirnya mereka sampai ke sebuah tempat yang dinamai Matawai Wunga.</p>
<p>Seiring dengan perjalanan waktu, tempat ini berubah nama menjadi Prai Wunga, kemudian dikenal menjadi Kampung Wunga.</p>
<div id="attachment_2919" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2919" class="wp-image-2919 size-large" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga-perkampungan-tertua-di-tanah-Sumba.-Foto-sumbatimurkab.go_.id_-1024x513.jpg" alt="Kampung Wunga, perkampungan tertua di tanah Sumba. Foto: sumbatimurkab.go.id" width="1024" height="513" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga-perkampungan-tertua-di-tanah-Sumba.-Foto-sumbatimurkab.go_.id_-1024x513.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga-perkampungan-tertua-di-tanah-Sumba.-Foto-sumbatimurkab.go_.id_-300x150.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga-perkampungan-tertua-di-tanah-Sumba.-Foto-sumbatimurkab.go_.id_-768x385.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Wunga-perkampungan-tertua-di-tanah-Sumba.-Foto-sumbatimurkab.go_.id_.jpg 1262w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-2919" class="wp-caption-text">Kampung Wunga, perkampungan tertua di tanah Sumba. Foto: sumbatimurkab.go.id</p></div>
<h3><strong>Kebudayaan Megalitikum Kampung Wunga</strong></h3>
<p>Jika mengunjungi Kampung Wunga, kita akan mendapati bangunan-bangunan batu yang masih berdiri kokoh.</p>
<p>Peninggalan era prasejarah Sumba ini memang masih terjaga dengan baik, karena peran serta warga setempat yang masih melestarikan kebudayaan megalitikum.</p>
<p>Hal ini juga tak terlepas dari kepercayaan yang masih dianut warga setempat. Sebagian warga di kampung ini masih memeluk kepercayaan Marapu.</p>
<p>Kepercayaan ini memberikan peghormatan pada arwah nenek moyang, dan mempercayai bahwa batu besar memiliki kekuatan yang sakral.</p>
<p>Oleh karena itu, kita masih bisa mendapati bangunan megalitikum di sini.</p>
<div id="attachment_2923" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2923" class="wp-image-2923 size-large" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-tradisional-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-marlon.s.cancer-1024x683.jpg" alt="Rumah tradisional di Kampung Wunga. Foto: instagram/marlon.s.cancer" width="1024" height="683" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-tradisional-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-marlon.s.cancer-1024x683.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-tradisional-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-marlon.s.cancer-300x200.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-tradisional-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-marlon.s.cancer-768x512.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-tradisional-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-marlon.s.cancer.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-2923" class="wp-caption-text">Rumah tradisional di Kampung Wunga. Foto: instagram/marlon.s.cancer</p></div>
<h3><strong>Lokasi Kampung Wunga</strong></h3>
<p>Kampung Wunga terletak di Desa Wunga, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur. Jarak tempuhnya sekitar 63 kilometer dari Kota Waingapu atau sekitar 1 jam perjalanan.</p>
<p>Untuk penginapan terdekat berada di Pantai Puru Kambera, atau pengunjung juga biasa menginap di hotel yang berada di Kota Waingapu.</p>
<p>Jika merasa lapar, pengunjung bisa menemukan tempat makan sederhana dalam kisaran 5 kilometer di luar obyek wisata.</p>
<div id="attachment_2921" style="width: 1033px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2921" class="wp-image-2921 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kegiatan-menenun-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-rein.hard_.35.jpg" alt="Kegiatan menenun di Kampung Wunga. Foto: instagram/rein.hard.35" width="1023" height="682" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kegiatan-menenun-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-rein.hard_.35.jpg 1023w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kegiatan-menenun-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-rein.hard_.35-300x200.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kegiatan-menenun-di-Kampung-Wunga.-Foto-instagram-rein.hard_.35-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1023px) 100vw, 1023px" /><p id="caption-attachment-2921" class="wp-caption-text">Kegiatan menenun di Kampung Wunga. Foto: instagram/rein.hard.35</p></div>
<h3><strong>Tempat Unik di Sekitar Kampung Wunga</strong></h3>
<p>Di Desa Wunga, kita bisa menemukan berbagai tempat unik lainnya yang tak kalah menarik.</p>
<p>Diantaranya adalah Bata Wacu atau jembatan batu di Tanjung Sasar, Lendu atau sumber mata air dengan akses jalan menggunakan tangga kayu.</p>
<p>La Ngorana atau sebuah gunung tinggi yang berbentuk seperti wajah parang, Pangora Mbandul atau sebuah bukit yang berbentuk seperti ujung senjata,</p>
<p>Awu Jawa atau dua batang bambu keramat yang tumbuh di tengah hutan Wunga.</p>
<h4><strong>1. Berkunjung ke Danau Waimulung</strong></h4>
<div id="attachment_2918" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2918" class="wp-image-2918 size-large" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Danau-Waimulung-di-Sumba-Timur.-Foto-instagram-ambuhada-1024x768.jpg" alt="Danau Waimulung di Sumba Timur. Foto: instagram/ambuhada" width="1024" height="768" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Danau-Waimulung-di-Sumba-Timur.-Foto-instagram-ambuhada-1024x768.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Danau-Waimulung-di-Sumba-Timur.-Foto-instagram-ambuhada-300x225.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Danau-Waimulung-di-Sumba-Timur.-Foto-instagram-ambuhada-768x576.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Danau-Waimulung-di-Sumba-Timur.-Foto-instagram-ambuhada.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-2918" class="wp-caption-text">Danau Waimulung di Sumba Timur. Foto: instagram/ambuhada</p></div>
<p>Uniknya, Danau Waimulung yang menjadi habitat buaya dan dilindungi oleh warga sekitar.</p>
<p>Hal ini terkait dengan kepercayaan warga setempat yang menghormati keberadaan buaya. Danau ini berjarak sekitar 50 km dari Kota Waingapu.</p>
<h4><strong>2. </strong><strong>Berkunjung ke </strong><strong>Danau Kalambar Cuna</strong></h4>
<p>Obyek lainnya yang tak kalah menarik adalah Danau Kalambar Cuna.</p>
<p>Danau ini berkaitan dengan cerita turun-menurun warga setempat. Konon dahulu ada seorang ibu yang bernama Rambu Pudu Luya yang sedang menjaring ikan di kali.</p>
<p>Kemudian ia mendapatkan seekor belut kecil yang seukuran jari kelingking. Kata belut sendiri dalam bahasa setempat disebut dengan <em>cuna</em>.</p>
<p>Belut tersebut dibawanya pulang, kemudian ditempatkan ke tempurung kelapa. Belut itu bertambah besar, sehingga dipindahkannya lagi ke dalam tempayan.</p>
<p>Ternyata belut itu seiring waktu semakin membesar. Tak hilang akal, ibu itu pun selalu memindahkannya ke tempat yang lebih besar lagi.</p>
<p>Hingga suatu hari, sudah tak ada wadah yang sanggup menampung si belut, sehingga si belut pun dilepaskan ke danau terdekat.</p>
<p>Namun belut itu ternyata memangsa setiap hewan ternak yang mampir ke danau untuk mencari minum.</p>
<p>Masyarakat yang murka dengan keadaan tersebut pun memburu belut tersebut dengan air tuba. Daging belut itupun dibagi-bagikan ke berbagai pelosok Sumba.</p>
<p>Uniknya, konon lemak yang tercecer dalam proses pembagian daging itu berubah menjadi sumber mata air.</p>
<p>Sehingga daerah-daerah yang mendapat daging bagian perut seperti daerah Lewa Kabupaten Sumba Timur dan wilayah Sumba Tengah mememiliki banyak sumber mata air.</p>
<p>Mengingat dagiang bagian perut mengandung banyak lemak. Sedangkan daerah lainnya yang mendapat daging tak berlemak cenderung memiliki sedikit mata air.</p>
<p>Sseperti daerah Umalulu sampai Wulla Waijilu. Wah unik sekali ya cerita legenda Danau Kalambar Cuna.</p>
<blockquote><p>Baca juga: <a href="https://tripsumba.com/desa-adat/desa-adat-sumba-yang-unik/">5 Pilihan Desa Adat di Sumba</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampung Adat Pasunga, Wisata Budaya di Sumba Tengah</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-adat-pasunga-sumba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elsa cordana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 05:11:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[backpacker sumba]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi sumba]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[info sumba]]></category>
		<category><![CDATA[info wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Adat Pasunga]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Adat Pasunga Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat sumba tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kampung pasunga]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Pasunga Sumba Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[liburan ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi Kampung Adat Pasunga]]></category>
		<category><![CDATA[ntt]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[opentrip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[paket tour sumba]]></category>
		<category><![CDATA[paket trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[private trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pulau sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Adat Pasunga]]></category>
		<category><![CDATA[rumah adat sumba tengah]]></category>
		<category><![CDATA[solo trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba island]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[sumba travel package]]></category>
		<category><![CDATA[sumba trip]]></category>
		<category><![CDATA[tour sumba]]></category>
		<category><![CDATA[travel sumba]]></category>
		<category><![CDATA[traveller sumba]]></category>
		<category><![CDATA[trip ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata baru di sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata pulau sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumba tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=1111</guid>

					<description><![CDATA[Kampung Adat Pasunga &#8211; Indonesia disebut sebagai negara kepulauan. Hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki beribu-ribu pulau. Setiap pulau&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kampung Adat Pasunga</strong> &#8211; Indonesia disebut sebagai negara kepulauan. Hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki beribu-ribu pulau.</p>
<p>Setiap pulau memiliki kekayaannya sendiri-sendiri seperti budaya dan panorama keindahan dari pulau-pulau tersebut.</p>
<p>Salah satu pulau yang memiliki banyak pemandangan yang indah dan budaya yang unik adalah pulau Sumba.</p>
<p>Hal tersebut menjadikan pulau Sumba dijadikan salah satu tujuan wisata baik bagi wisatawan domestik atau mancanegara.</p>
<h3>Kampung Adat Pasunga</h3>
<div id="attachment_1913" style="width: 630px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1913" class="size-large wp-image-1913" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Adat-Pasunga-di-sumba-tengah-1024x1024.jpg" alt="Kampung Adat Pasunga di sumba tengah" width="620" height="620" /><p id="caption-attachment-1913" class="wp-caption-text">Kampung Adat Pasunga di sumba tengah &#8211; foto @edacitra</p></div>
<p>Tempat wisata yang cukup terkenal di Sumba adalah Kampung Adat Pasunga atau yang sering disebut Kampung Pasunga.</p>
<p>Kampung Adat Pasunga terletak di desa Anakalang, kecamatan Katikutama, kabupaten Sumba Tengah provins Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Lokasi tersebut mudah untuk dijangkau karena hanya memiliki jarak kurang lebih 8 kilometer dari Pusat Pemerintahan Sumba Tengah.</p>
<p>Selain itu, Kampung Adat Pasunga mudah untuk ditemukan karena terletak di pinggir jalan raya utama yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Sumba Timur dan Sumba Barat.</p>
<div id="attachment_1850" style="width: 706px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1850" class="wp-image-1850 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/kampung-pasunga.jpg" alt="Kampung Adat Pasunga" width="696" height="464" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/kampung-pasunga.jpg 696w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/kampung-pasunga-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /><p id="caption-attachment-1850" class="wp-caption-text">Kampung Adat Pasunga &#8211; Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id</p></div>
<p>Oleh sebab itu jika kamu ingin mengunjungi desa adat ini, jangan khawatir akan tersesat.</p>
<p>Sesuai dengan namanya, Kampung Adat Pasunga menyimpan banyak hal yang berkaitan dengan sejarah. Kampung ini memiliki keunikan yang akan membuat libur kamu mengesankan. Berikut ini keunikan-keunikan dari Kampung Adat Pasunga.</p>
<h3>Bentuk Rumah Adat Pasunga</h3>
<p>Rumah-rumah yang berada di Kampung Adat Pasunga memiliki bentuk dan arsitektur rumah adat.</p>
<p>Adapun Bentuk rumah pada kampung ini yaitu berupa rumah panggung yang memiliki atap menjulang tinggi dan terbuat dari kayu.</p>
<p><strong>Baca Juga ya :</strong></p>
<ul>
<li>Inilah 10 <a title="Kampung Adat di Pulau Sumba" href="https://tripsumba.com/desa-adat/10-kampung-adat-di-pulau-sumba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Kampung Adat di Pulau Sumba</a> yang istimewa</li>
<li>Catat 7 <a title="Tempat Wisata di Sumba Tengah" href="https://tripsumba.com/alam/tempat-wisata-di-sumba-tengah/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tempat Wisata di Sumba Tengah</a> yang Indah dan menarik dikunjungi</li>
</ul>
<div id="attachment_1910" style="width: 630px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1910" class="size-large wp-image-1910" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Pasunga-1-1024x768.jpg" alt="Kampung Pasunga" width="620" height="465" /><p id="caption-attachment-1910" class="wp-caption-text">Kampung Pasunga &#8211; foto @vita_pohan</p></div>
<p>Bentuk rumah cenderung memiliki muka yang lebar. Meskipun memiliki atap yang tinggi, jarak antara bagian bawah atap dengan lantai tidak begitu tinggi.</p>
<p>Hampir semua  rumah di Kampung Adat Pasunga memiliki bentuk yang sama.</p>
<p>Ada beberapa rumah yang atapnya terbuat dari seng meskipun begitu, arsitektur Sumba tetap melekat pada rumah tersebut.</p>
<p>Selain itu, masyarakat di Kampung Adat Sumba selalu melestarikan tradisi.</p>
<div id="attachment_1118" style="width: 630px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1118" class="size-large wp-image-1118" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/pasunga-yusf-paulus-768x1024.jpg" alt="Kampung Pasunga" width="620" height="827" /><p id="caption-attachment-1118" class="wp-caption-text">Kampung Pasunga &#8211; Foto: Yusuf Paulus</p></div>
<p>Mereka memasang hiasan berupa tulang-tulang babi di depan rumah mereka. Tulang-tulang babi tersebut menandakan status sosial dari pemilik rumah.</p>
<p>Rumah adat yang berada di Kampung Adat Pasunga bernama rumah adat Uma Adung.  Rumah adat ini memiliki 36 tiang penyangga.</p>
<p>Rumah adat Uma Adung terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian bawah, tengah dan atas. Bagian bawah adalah ruangan yang berada di bawah lantai dan digunakan untuk kandang ternak.</p>
<div id="attachment_1911" style="width: 630px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1911" class="size-large wp-image-1911" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Adat-Pasunga-1024x768.jpg" alt="Kampung Adat Pasunga" width="620" height="465" /><p id="caption-attachment-1911" class="wp-caption-text">Kampung Adat Pasunga &#8211; foto @vita_pohan</p></div>
<p>Bagian tengah merupakan bagian utama rumah karena digunakan untuk tempat tinggal pemilik rumah dan keluarganya.</p>
<p>Pada bagian tengah, ruangan masih dibedakan menjadi bagian depan dan bagian utara.</p>
<p>Bagian depan merupakan tempat tinggal bagi anggota keluarga yang belum menikah. Bagian utara digunakan untuk ibu-ibu. Bagian tengah merupakan dapur.</p>
<p>Terdapat hal unik dari rumah adat ini yaitu pada ruang dapur, di atas dapur terdapat tempat khusus untuk menyimpan berbagai bahan makanan dan benda-benda berharga. Dibagian barat terdapat serambi.</p>
<p>Bagian terakhir dari rumah adat ini yaitu bagian atas yang merupakan atap bangunan.</p>
<p>Pada awalnya, atap bangunan terbuat dari ilalang namun pada tahun 1990, dilakukan pemugaran sehingga ilalang tersebut diganti dengan seng.</p>
<h3>Makam Megalitik DI Kampung Pasunga</h3>
<p>Hal yang dapat kamu temukan di Kampung Adat Pasunga selain rumah adat Uma Adung adalah adanya makam megalitik. Kuburan ini terdapat di bagian depan rumah dan terletak di tengah-tengah pemukiman.</p>
<div id="attachment_1851" style="width: 602px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1851" class="wp-image-1851 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/7-8.jpg" alt="Makam Megalitik DI Kampung Adat Pasunga" width="592" height="368" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/7-8.jpg 592w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/7-8-300x186.jpg 300w" sizes="(max-width: 592px) 100vw, 592px" /><p id="caption-attachment-1851" class="wp-caption-text">Makam Megalitik DI Kampung Adat Pasunga &#8211; Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id</p></div>
<p>Jika kamu mengunjungi kampung adat ini, seolah-olah makam tersebut menjadi fokus karena memiliki daya tarik tersendiri. Makam megalitik tersebut merupakan makam leluhur.</p>
<p>Masyarakat Sumba masih memegang teguh adat istiadat. Salah satu adat istiadat yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Sumba adalah merapu.</p>
<p>Merapu merupakan sebuah kepercayaan yang meyakini bahwa manusia harus memiliki hubungan yang baik dengan manusia lainnya, alam, leluhur dan arwah-arwah dari manusia yang telah meninggal.</p>
<div id="attachment_1912" style="width: 463px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1912" class="size-full wp-image-1912" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Megalitikum-di-Kampung-Adat-Pasunga.jpg" alt="Makam Megalitikum di Kampung Adat Pasunga" width="453" height="453" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Megalitikum-di-Kampung-Adat-Pasunga.jpg 453w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Megalitikum-di-Kampung-Adat-Pasunga-300x300.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Megalitikum-di-Kampung-Adat-Pasunga-150x150.jpg 150w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Megalitikum-di-Kampung-Adat-Pasunga-200x200.jpg 200w" sizes="(max-width: 453px) 100vw, 453px" /><p id="caption-attachment-1912" class="wp-caption-text">Makam Megalitikum di Kampung Adat Pasunga &#8211; foto @mas.indraena</p></div>
<p>Oleh sebab itu, masyarakat Sumba selalu berusaha berperilaku baik karena jika hubungannya dengan sesama manusia, alam, dan arwah-arwah tidak baik maka mereka akan mendapat penghukuman.</p>
<p>Makam megalitik yang ada pada Kampung Adat Pasunga terbuat dari batu yang berbentuk persegi panjang.</p>
<p>Nah Salah satu makam megalitik yang terkenal di kampung ini adalah Umbu Puda.</p>
<p>Makam ini berupa batu yang dipahat. Di atas makam terdapat dua ruangan untuk bersemayam kakak beradik yang bernama Umbu Puda dan Umbu Kaledi.</p>
<p>Sementara pada Bagian tengah dari makam terdapat ruang lapang yang khusus digunakan untuk upacara adat.</p>
<p>Begitulah keunikan dari Kampung Adat Pasunga. Apakah kamu tertarik untuk mengunjunginya?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Kota Waibakul, Ibukota Sumba Tengah</title>
		<link>https://tripsumba.com/budaya/mengenal-kota-waibakul-sumba-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[indiratan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2022 08:49:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terjun Matayangu]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[kampung pasunga]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Pasunga Sumba Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kota sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kota waibakul]]></category>
		<category><![CDATA[maloba]]></category>
		<category><![CDATA[matayangu]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Maloba]]></category>
		<category><![CDATA[pasunga]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[travelling sumba]]></category>
		<category><![CDATA[trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[waibakoel]]></category>
		<category><![CDATA[waibakul]]></category>
		<category><![CDATA[waibakul sumba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=1482</guid>

					<description><![CDATA[Mengenal Kota Waibakul &#8211; Bagi kalian yang sudah pernah ke Sumba, pernah mendengar Kota Waibakul? Mungkin kota ini masih&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mengenal Kota Waibakul</strong> &#8211; Bagi kalian yang sudah pernah ke Sumba, pernah mendengar Kota Waibakul? Mungkin kota ini masih terdengar agak asing di telinga kalian.</p>
<p>Waibakul merupakan ibukota dari Kabupaten Sumba Tengah, sebuah kabupaten yang diapit oleh 2 kabupaten lain di kanan dan kirinya.</p><div id="attachment_2149" style="width: 810px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2149" class="size-full wp-image-2149" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/800px-Lokasi_Nusa_Tenggara_Timur_Kabupaten_Sumba_Tengah.svg_.png" alt="" width="800" height="533" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/800px-Lokasi_Nusa_Tenggara_Timur_Kabupaten_Sumba_Tengah.svg_.png 800w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/800px-Lokasi_Nusa_Tenggara_Timur_Kabupaten_Sumba_Tengah.svg_-300x200.png 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/800px-Lokasi_Nusa_Tenggara_Timur_Kabupaten_Sumba_Tengah.svg_-768x512.png 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2149" class="wp-caption-text">Letak Kabupaten Sumba Tengah di Pulau Sumba &#8211; Foto: Google Maps</p></div>
<p>Kabupaten Sumba Tengah sendiri merupakan kabupaten dengan populasi penduduk terendah di Nusa Tenggara Timur. Populasi penduduknya sekitar 80 ribuan berdasarkan data tahun 2018.</p>
<p>Dikarenakan hanya ada dua bandar udara di Pulau Sumba yang terletak di bagian barat dan timur, jarak dari bandara ke kota Waibakul terhitung agak jauh. Bandara terdekat ada di wilayah Sumba Barat Daya.</p>
<p>Dari Bandar Udara Tambolaka, wisatawan memerlukan waktu sekitar satu setengah jam perjalanan darat untuk bisa mencapai kota ini.</p>
<h3>Fasilitas Publik di Waibakul</h3>
<div id="attachment_2151" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2151" class="size-large wp-image-2151" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-1024x577.jpg" alt="Kota Waibakul" width="620" height="349" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-1024x577.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-300x169.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-768x433.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-1536x866.jpg 1536w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-2048x1155.jpg 2048w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-520x292.jpg 520w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pasar-Baru-Waibakul-Foto-Citra-hasan-720x404.jpg 720w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><p id="caption-attachment-2151" class="wp-caption-text">Pasar Baru Waibakul &#8211; Foto: Citra Hasan</p></div>
<p>Waibakul sebagai pusat dari wilayah Sumba tengah memiliki beberapa fasilitas publik untuk menunjang kehidupan warganya dan para pendatang.</p>
<p>Beberapa diantaranya adalah gedung-gedung bank, kantor pos, dan juga pasar tradisional bernama Pasar Baru Waibakul. Kota ini mengandalkan transportasi darat seperti mobil dan lainnya sebagai transportasi utama.</p>
<h3>Jarak Tempuh Objek Wisata di Sumba Tengah dari Kota Waibakul</h3>
<div id="attachment_776" style="width: 610px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-776" class="size-full wp-image-776" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Air-Terjun-Matayangu.jpg" alt="tempat wisata di Sumba Tengah" width="600" height="400" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Air-Terjun-Matayangu.jpg 600w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Air-Terjun-Matayangu-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><p id="caption-attachment-776" class="wp-caption-text">Air Terjun Matayangu &#8211; Foto: idntimes.com</p></div>
<p>Di sekitar kota ini kalian bisa menemukan beberapa situs wisata populer yang bisa disinggahi saat liburan. Misalnya Kampung Adat Pasunga, Air Terjun Matayangu, dan Pantai Maloba.</p>
<p>Jarak dari Kota Waibakul ke Air Terjun Matayangu sekitar 14 km, dan bisa ditempuh sekitar 25 menit perjalanan darat.</p>
<p>Di tempat air terjun Matayangu ini wisatawan akan disambut air biru jernih dan air terjun yang tidak terlalu tinggi namun deras.</p>
<div id="attachment_1910" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1910" class="size-large wp-image-1910" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Pasunga-1-1024x768.jpg" alt="Kampung Pasunga" width="620" height="465" /><p id="caption-attachment-1910" class="wp-caption-text">Kampung Adat Pasunga &#8211; Foto @vita_pohan</p></div>
<p>Kemudian objek wisata Kampung Adat Pasunga yang hanya berjarak sekitar 4 km dari Waibakul, bisa ditempuh sekitar 10 menit naik mobil.</p>
<p>Di kampung adat, kalian bisa menikmati keunikan arsitektur rumah adat dan keseharian warga kampung tersebut.</p>
<div id="attachment_2156" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2156" class="size-large wp-image-2156" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pantai-Maloba-Foto-Matthias-Jungk-1024x768.jpg" alt="" width="620" height="465" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pantai-Maloba-Foto-Matthias-Jungk-1024x768.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pantai-Maloba-Foto-Matthias-Jungk-300x225.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pantai-Maloba-Foto-Matthias-Jungk-768x576.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pantai-Maloba-Foto-Matthias-Jungk-1536x1152.jpg 1536w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Pantai-Maloba-Foto-Matthias-Jungk-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><p id="caption-attachment-2156" class="wp-caption-text">Pantai Maloba &#8211; Foto: Matthias Jungk</p></div>
<p>Objek wisata terakhir di Sumba Tengah yang dibahas di artikel ini adalah Pantai Maloba.</p>
<p>Pantai Maloba ini juga terkenal dengan pemandangannya yang eksotis dan garis pantai menawannya.</p>
<p>Dari Waibakul, kalian bisa menyewa mobil untuk bisa mencapai pantai Maloba. Dalam waktu perjalanan sekitar satu setengah jam, kalian bisa mencapai pantai indah ini.</p>
<p>.</p>
<p>Sekarang apakah kalian sudah lebih mengenal Kota Waibakul dan tempat wisata sekitarnya? Mungkin Sumba Tengah bisa menjadi salah satu destinasi dalam rute liburan kalian.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/budaya/4-kota-yang-ramai-aman-sumba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">4 Kota yang ramai dan Aman di Sumba</a></li>
<li style="text-align: left;"><a href="https://tripsumba.com/paket-trip/tips-memilih-paket-wisata-sumba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">3 Tips Memilih Paket Wisata Sumba</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Pesona Kampung Praiyawang di Sumba Timur</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-praiyawang-di-sumba-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[yessif]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 15:03:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<category><![CDATA[backpacker sumba]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[berkunjung]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[desa adat]]></category>
		<category><![CDATA[desa Praiwayang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Rende]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Rindi]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[info sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Praiyawang]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[megalitik]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Praiwayang]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba timur]]></category>
		<category><![CDATA[tempat wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata baru]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=2931</guid>

					<description><![CDATA[Kampung Praiyawang sudah cukup dikenal wisatawan yang mengunjugi Sumba. Kampung adat ini dikenal dengan adat istiadatnya yang masih terjaga,&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kampung Praiyawang sudah cukup dikenal wisatawan yang mengunjugi Sumba. Kampung adat ini dikenal dengan adat istiadatnya yang masih terjaga, arsitektur rumah tradisional yang menarik, serta bangunan kuburan megalitik yang sarat makna. Selain itu, wisatawan juga bisa melihat beragam benda peninggalan nenek moyang seperti gong, tambur dan pakaian adat yang telah berumur ratusan tahun namun masih terawat dengan baik.</p>
<p>Beragam aktivitas yang bisa dilakukan wisatawan di kampung ini diantaranya adalah mempelajari kebudayaan Sumba Timur, berfoto, menikmati tari tarian tradisional dan melihat secara langsung proses pembuatan tenun Sumba. Tak heran jika kampung ini sering disebut sebagai representatif peradaban Sumba dari masa silam.</p>
<blockquote><p>Baca juga: <a href="https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-wunga-di-sumba-timur/">Kampung Praiyawang di Sumba Timur</a></p></blockquote>
<h3><strong>1. Rumah Adat di Kampung Praiwayang</strong></h3>
<div id="attachment_2932" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2932" class="size-medium wp-image-2932" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-300x169.jpg" alt="Bangunan Megalitik di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / Yenni Natalia Jahja" width="300" height="169" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-300x169.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-1024x576.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-768x432.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-1536x864.jpg 1536w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-2048x1152.jpg 2048w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-520x292.jpg 520w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-Megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Yenni-Natalia-Jahja-720x404.jpg 720w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2932" class="wp-caption-text">Bangunan Megalitik di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / Yenni Natalia Jahja</p></div>
<p>Rumah adat Sumba di kampung ini memiliki ciri-ciri khas atap yang tinggi lancip, serta terdapat kepala dan tanduk kerbau di bawah pintu. Rumah terbagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian bawah, tengah dan atas. Pembagian ini melambangkan tiga alam yang dipercayai masyarakat setempat, yaknik alam bawah atau tempat arwah, alam tengah atau tempat manusia, dan alam atas atau tempat para dewa.</p>
<p>Terdapat delapan rumah induk yang mengelilingi kampung adat. Delapan rumah induk itu melambangkan delapan keturunan dari bangsawan dalam Kampung Adat Praiyawang, berikut dengan fungsinya masing-masing.</p>
<div id="attachment_2934" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2934" class="size-medium wp-image-2934" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-Adat-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Lupita-kemala-Dewi-300x225.jpg" alt="Rumah Adat di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / Lupita kemala Dewi" width="300" height="225" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-Adat-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Lupita-kemala-Dewi-300x225.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-Adat-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Lupita-kemala-Dewi-1024x768.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-Adat-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Lupita-kemala-Dewi-768x576.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-Adat-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Lupita-kemala-Dewi-1536x1152.jpg 1536w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-Adat-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Lupita-kemala-Dewi-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2934" class="wp-caption-text">Rumah Adat di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / Lupita kemala Dewi</p></div>
<p>Rumah adat di Kampung Praiyawang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Misalnya Rumah Besar atau Rumah Adat Harapuna atau Uma Bokul, yang dijadikan tempat penyimpan mayat atau ritual khusus seperti saat kematian para raja. Ada pula rumah adat Uma Ndewa digunakan khusus untuk ritual adat cukuran bagi anak raja yang baru lahir. Sementara itu, rumah adat  Uma Kopi digunakan sebagai rumah tempat minum kopi.</p>
<p>Untuk menjaga tradisinya tetap terjaga, Kampung Praiyawang memiliki peraturan yang unik. Yaitu anak tertua di dalam keluarga harus berdiam di kampung untuk menjaga peninggalan keluarganya. Oleh sebab itu, anak yang bisa pindah atau keluar dari kampung adalah anak kedua, ketiga, seterusnya.</p>
<h3><strong>2. Peninggalan Bangunan Megalitik</strong></h3>
<div id="attachment_2937" style="width: 211px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2937" class="size-medium wp-image-2937" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-kuburan-megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-rendy-radjah-201x300.jpg" alt="Ukiran kuburan megalitik di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / rendy radjah" width="201" height="300" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-kuburan-megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-rendy-radjah-201x300.jpg 201w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-kuburan-megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-rendy-radjah-684x1024.jpg 684w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-kuburan-megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-rendy-radjah-768x1149.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-kuburan-megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-rendy-radjah-1027x1536.jpg 1027w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-kuburan-megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-rendy-radjah-1369x2048.jpg 1369w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-kuburan-megalitik-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-rendy-radjah-scaled.jpg 1711w" sizes="(max-width: 201px) 100vw, 201px" /><p id="caption-attachment-2937" class="wp-caption-text">Ukiran kuburan megalitik di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / rendy radjah</p></div>
<p>Di tengah perkampungan Kampung Praiyawang, pengunjung bisa mendapati bangunan batu besar yang membentuk area pemakaman. Umumnya kuburan tua ini dikhususkan untuk para raja pada zaman dahulu. Kuburan-kuburan batu yang besar ini memiliki berat sekitar satu hingga lima ton.</p>
<p>Bangunan batu ini memiliki ukiran yang sangat menarik, beberapa diantaranya memiliki ukiran hewan. Ukiran ini menggambarkan perilaku atau pekerjaan orang yang dimakamkan semasa hidup.</p>
<p>Keberadaan bangunan megalitik ini tak bisa dilepaskan dari kepercayaan Marapu yang masih dianut masyarakat setempat. Kepercayaan ini memberikan peghormatan pada arwah nenek moyang, dan mempercayai bahwa batu besar memiliki kekuatan yang sakral.</p>
<h3><strong>3. Mempelajari Tenun Tradisional Khas Sumba</strong></h3>
<div id="attachment_2935" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2935" class="size-medium wp-image-2935" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Seorang-ibu-menenun-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Elsa-Aji-300x225.jpg" alt="Seorang ibu menenun di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / Elsa Aji" width="300" height="225" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Seorang-ibu-menenun-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Elsa-Aji-300x225.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Seorang-ibu-menenun-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Elsa-Aji-1024x768.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Seorang-ibu-menenun-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Elsa-Aji-768x576.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Seorang-ibu-menenun-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Elsa-Aji-1536x1152.jpg 1536w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Seorang-ibu-menenun-di-Kampung-Praiwayang.-Foto-Google-Maps-Elsa-Aji-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2935" class="wp-caption-text">Seorang ibu menenun di Kampung Praiwayang. Foto: Google Maps / Elsa Aji</p></div>
<p>Di sini pengunjung bisa mendapati kain tenun yang dipajang dan siap jual. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat wanita Kampung Praiyawang yang sedang menenun. Kain tenun ini nantinya digunakan sebagai pakaian adat, pakaian sehari-hari serta kain untuk mebungkus orang mati. Kain tenun Sumba biasanya didominasi warna biru merah dan biru nila.</p>
<p>Pewarnaan yang digunakan dalam pembuatan kain tenun Sumba masih banyak menggunakan bahan-bahan alami. Proses pembuatannya sendiri bisa memakan waktu hingga beberapa bulan.</p>
<h3><strong>4. Menyaksikan Tari Tradisional</strong></h3>
<div id="attachment_2936" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2936" class="size-medium wp-image-2936" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Tarian-Kabokang-khas-Sumba-Timur.-Foto-instagram-spasiethniccraft-300x202.jpg" alt="Tarian Kabokang khas Sumba Timur. Foto: instagram/spasiethniccraft" width="300" height="202" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Tarian-Kabokang-khas-Sumba-Timur.-Foto-instagram-spasiethniccraft-300x202.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Tarian-Kabokang-khas-Sumba-Timur.-Foto-instagram-spasiethniccraft-1024x689.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Tarian-Kabokang-khas-Sumba-Timur.-Foto-instagram-spasiethniccraft-768x517.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Tarian-Kabokang-khas-Sumba-Timur.-Foto-instagram-spasiethniccraft.jpg 1080w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2936" class="wp-caption-text">Tarian Kabokang khas Sumba Timur. Foto: instagram/spasiethniccraft</p></div>
<p>Jika beruntung, wisatawan bisa menyaksikan Tarian Kabokang saat mengunjungi Kampung Praiyawang. Tarian ini biasanya dipentaskan dalam acara penting. Pada zaman dahulu, tarian ini merupakan sarana untuk mengingatkan raja untuk selalu bersikap jujur dan adil. Tarian ini juga dipentaskan untuk menyambut kelahiran bayi atau upacara persiapan untuk berperang. Dalam pementasannya, penari akan menggunakan kain Hinggi Kombu yang merupakan selembar penutup badan dan selendang syal.</p>
<h3><strong>Lokasi Kampung Praiwayang</strong></h3>
<div id="attachment_2933" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2933" class="size-medium wp-image-2933" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-300x169.jpg" alt="Kampung Praiwayang di Sumba Timur. Foto: Google Maps / Westi Kurnia" width="300" height="169" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-300x169.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-1024x576.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-768x432.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-1536x864.jpg 1536w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-2048x1152.jpg 2048w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-520x292.jpg 520w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Praiwayang-di-Sumba-Timur.-Foto-Google-Maps-Westi-Kurnia-720x404.jpg 720w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-2933" class="wp-caption-text">Kampung Praiwayang di Sumba Timur. Foto: Google Maps / Westi Kurnia</p></div>
<p>Kampung Praiyawang berada di Desa Rindi (atau disebut juga Desa Rende), Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Dar Kota Kupang, wisatawan bisa mengambil penerbangan ke Bandara Umbu Mehang Kunda di Kota Waingapu.</p>
<p>Kemudian wisatawan bisa menyewa motor atau mobil dari Kota Waingapu menuju ke Kampung Praiyawang. Jarak yang ditempuh sekitar 69 km dari Kota Waingapu, dengan durasi tempuh sekitar satu jam. Jalanan menuju ke Praiyawang terbilang cukup bagus, karena sepanjang jalan aspal masih sangat mulus.</p>
<blockquote><p>Baca juga: <a href="https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-pau-umabara-sumba-timur/">Kampung Adat Pau Umabara di Sumba Timur</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Desa Adat Sumba Yang Unik Dan Menarik</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/desa-adat-sumba-yang-unik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[mangundapgabriel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2020 11:21:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[adat sumba]]></category>
		<category><![CDATA[amazing Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[backpacker sumba]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[desa adat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Adat Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Adat Sumba Yang Unik]]></category>
		<category><![CDATA[desa budaya]]></category>
		<category><![CDATA[desa di Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mbuku Dani]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Paronambaroro]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ratenggaro]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tossi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wainyapu]]></category>
		<category><![CDATA[indahnya sumba]]></category>
		<category><![CDATA[info sumba]]></category>
		<category><![CDATA[jalan di sumba]]></category>
		<category><![CDATA[jalan jalan ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat indah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung adat Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Pesona Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[posisi sumba]]></category>
		<category><![CDATA[ritual sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba banget]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=2786</guid>

					<description><![CDATA[Desa adat Sumba yang unik dan menarik menjadi salah satu hal yang wajib diketahui oleh anda. Tentu saja anda&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Desa adat Sumba yang unik dan menarik menjadi salah satu hal yang wajib diketahui oleh anda. Tentu saja anda bisa mengunjungi beberapa desa yang menarik dan unik di pulau Sumba. Disini kami akan menyediakan 5 desa adat yang unik dan menarik untuk anda. Yuk kita simak pembahasannya yang sudah disusun oleh kami seperti yang sudah ada dibawah ini.</p>
<p><strong>Baca juga ya:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/bukit/bukit-dengan-savana-terindah-di-sumba/">5 Bukit Dengan Savana Terindah Di Sumba, Cocok Untuk Dijadikan Sebagai Tempat Refreshing Buat Anda</a></li>
<li><a href="https://tripsumba.com/air-terjun/air-terjun-hirumanu-sumba/">Air Terjun Hirumanu Sumba Yang Sejuk Dan Menarik</a></li>
</ul>
<h2>1. Desa Ratenggaro</h2>
<div id="attachment_2788" style="width: 610px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2788" class=" wp-image-2788" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Vicky-Pattiasina.jpg" alt="Desa Ratenggaro" width="600" height="450" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Vicky-Pattiasina.jpg 1440w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Vicky-Pattiasina-300x225.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Vicky-Pattiasina-1024x768.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Vicky-Pattiasina-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><p id="caption-attachment-2788" class="wp-caption-text">Desa Ratenggaro &#8211; foto milik @Vicky Pattiasina</p></div>
<p>Desa adat Sumba yang unik dan menarik dalam pembahasan ini adalah desa Ratenggaro. Semula desa ini terletak di daerah pantai Ratenggaro dan menghadap di Samudra Hindia. Namun, karena keganasan dari ombak yang membuat abrasi, maka desa ini secara terpaksa dipindahkan. Umumnya, tempat dari desa ini memiliki jarak yang paling kurang sekitar 200 meter dari tempat awalnya.</p>
<p>Masyarakat Ratenggaro ini masih mempertahankan asli rumahnya dengan bentuk menara dan dibagun menggunakan material yang alami. Yang menjadikan desa Ratenggaro menjadi unik adalah desa ini memiliki kuburan batu dan dibangun dengan arah ke laut. Mungkin anda dapat mengunjungi desa ini agar anda bisa mengenalnya lebih dalam lagi tentang desa Ratenggaro.</p>
<h2>2. Desa Wainyapu</h2>
<div id="attachment_2789" style="width: 611px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2789" class=" wp-image-2789" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@OSA-Online.jpg" alt="Desa Wainyapu" width="601" height="543" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@OSA-Online.jpg 1080w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@OSA-Online-300x271.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@OSA-Online-1024x925.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@OSA-Online-768x694.jpg 768w" sizes="(max-width: 601px) 100vw, 601px" /><p id="caption-attachment-2789" class="wp-caption-text">Desa Wainyapu &#8211; foto milik @OSA Online</p></div>
<p>Desa Wainyapu adalah sebuah jenis desa adat Sumba yang unik. Desa Wainyapu ini juga menjadi salah satu desa yang paling tua di Sumba. Bagi anda belum mengetahui lokasinya, maka cobalah untuk berpergian ke kecamatan Tambolaka dan anda bisa menanyakan pada orang-orang di wilayah tersebut mengenai alamat desa Wainyapu ini. Perjalanan dari tambolaka bisa mencapai sekitaran satu jam dengan kendaraan anda miliki.</p>
<p>Desa ini menjadi ikonik karena adanya 60 uma kalada (dimana ini merupakan rumah yang beratap rumbia menjulang). Dan, sampai saat ini rumah yang seperti ini masih terawat dan terlihat menarik. Selain itu, di desa ini juga tersedia kurang lebih sekitaran 1.058 kuburan batu yang bersejarah dengan peninggalan pada zaman megalitik. Itulah yang menjadi alasan kenapa desa Wainyapu menjadi salah satu desa adat Sumba yang unik.</p>
<h2>3. Desa Mbuku Dani</h2>
<div id="attachment_2790" style="width: 611px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2790" class=" wp-image-2790" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Desa-Mbuku-Dani.jpg" alt="Desa Mbuku Dani" width="601" height="400" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Desa-Mbuku-Dani.jpg 512w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Desa-Mbuku-Dani-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 601px) 100vw, 601px" /><p id="caption-attachment-2790" class="wp-caption-text">Desa Mbuku Dani &#8211; Sumber panorama-magz.com</p></div>
<p>Bagi anda yang ingin melihat desa nyaman untuk dikunjungi, maka cobalah untuk mengunjungi desa Mbuku Dani yang merupakan suatu desa adat Sumba yang unik. Setiap tahun, pemimpin atau ketua adat akan mengadakan ritual Marapa buat menetapkan pelaksanaan dari Pasola. Dimana ini merupakan tradisi yang rutin dan biasanya diacarakan pada bulan yang berkisaran antara Februari sampai Maret.</p>
<p><strong>Baca juga ya:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-raja-prailu-sumba/">Mengenal Kampung Raja Prailu Sumba Yang Unik, Menarik Dan Memiliki Budaya Bertingkat Tinggi</a></li>
<li><a href="https://tripsumba.com/alam/sungai-wanukaka-sumba/">Apa Sih Itu Sungai Wanukaka Sumba? Ini Dia Pembahasannya</a></li>
</ul>
<p>Sesudah penentuan dari waktu pelaksanaan, berita ini akan dilanjutkan pada desa Tossi yang akan memberikan kuasa buat pengumuman pada khalayak. Sebagai pemilik acara dari Pasola, desa Mbuku Dani akan dijadikan sebagai sentralisasi pelaksanaan sebelum acara tersebut berlangsung. Tradisi tersebut berupa Nyale atau berburu cacing yang ada di laut, berpantun serta permainan rakyat.</p>
<h2>4. Desa Tossi</h2>
<div id="attachment_2791" style="width: 610px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2791" class=" wp-image-2791" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Okta.jpg" alt="Desa Tossi" width="600" height="403" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Okta.jpg 854w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Okta-300x201.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/foto-milik-@Okta-768x515.jpg 768w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><p id="caption-attachment-2791" class="wp-caption-text">Desa Tossi &#8211; foto milik @Okta</p></div>
<p>Desa Tossi menjadi salah satu desa adat Sumba yang unik dan wajib di datangi oleh anda. Jika anda ingin melihat mata air yang bersih jernih, di desa ini juga tersedia mata air yang bernama Wai Marunga. Dalam hal ini, mata air tersebut menjadi salah satu sumber kehidupan bagi warga masyarakat yang ada disana. Menurut orang disana, air mata tersebut dapat menyembuhkan penyakit.</p>
<p>Konon katanya desa Tossi ini berasal dari seseorang laki-laki yang kali pertama menempati desa ini. Hal ini juga bisa dilihat dari nama desanya, <em>to </em>diartikan sebagai orang sedangkan <em>ssi </em>diartikan sebagai laki-laki. Desa ini juga menjadi salah satu tuan rumah dari festival Pasola, sama seperti desa Mbuku Dani. Memungkinkan kalau Tossi menjadi sebuah desa adat Sumba yang unik untuk dikunjungi oleh anda.</p>
<h2>5. Desa Paronambaroro</h2>
<div id="attachment_2792" style="width: 610px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2792" class=" wp-image-2792" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Desa-Paronambaroro.jpg" alt="Desa Paronambaroro" width="600" height="402" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Desa-Paronambaroro.jpg 830w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Desa-Paronambaroro-300x201.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Desa-Paronambaroro-768x514.jpg 768w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><p id="caption-attachment-2792" class="wp-caption-text">Desa Paronambaroro &#8211; Sumber nasional.republika.co.id</p></div>
<p>Untuk desa yang paling terakhir dalam pembahasan ini adalah desa Paronambaroro. Desa ini berdiri sejak pada abad yang ke 17 dan merupakan sebuah tempat berlangsungnya festival Pasola yang melawan dengan desa Waindimu. Perlu diketahui oleh anda kalau kedua desa ini memiliki hubungan yang erat, namun sayang sekali mereka berdua akan saling hadap-hadapan dalam festival tersebut.</p>
<p><strong>Baca juga ya:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/budaya/kain-tenun-tambolaka/">Proses Pembuatan, Makna Dan Macam-macam Kain Tenun Tambolaka Sumba Yang Perlu Diketahui Oleh Anda</a></li>
<li><a href="https://tripsumba.com/pantai/pantai-kerewei-sumba/">Pantai Kerewei Sumba, Dijamin Liburan Anda Akan Menyenangkan!</a></li>
</ul>
<p>Sama halnya dengan desa-desa adat yang lainnya di wilayah Sumba, Paronambaroro mempunyai uma kalada. Ini juga tersedia sejumlah dari kuburan batu dan desa yang satu ini terbilang cukup mudah untuk mengunjunginya. Jika anda berada di Tambolaka, maka jaraknya bisa mencapai sekitaran 42 km dengan kendaraan yang dimiliki oleh anda sendiri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Kampung Raja Prailu Sumba Yang Unik, Menarik Dan Memiliki Budaya Bertingkat Tinggi</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-raja-prailu-sumba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[mangundapgabriel]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2020 02:16:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[adat sumba]]></category>
		<category><![CDATA[amazing Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[backpacker sumba]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[desa adat]]></category>
		<category><![CDATA[desa budaya]]></category>
		<category><![CDATA[desa di Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Adat di Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat indah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung adat Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kampung budaya sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Raja Prailu Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba banget]]></category>
		<category><![CDATA[sumba indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=2661</guid>

					<description><![CDATA[Pulau sumba bukan hanya memiliki keindahan alamnya saja, justru di Sumba juga menyediakan beragam macam budaya dan tradisi, seperti&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pulau sumba bukan hanya memiliki keindahan alamnya saja, justru di Sumba juga menyediakan beragam macam budaya dan tradisi, seperti kampung Raja Prailu Sumba ini. Apabila anda adalah orang yang suka mengenal budaya-budaya yang ada di Indonesia, mungkin anda dapat mengunjungi kampung tersebut. Pasalnya, kampung ini cukup menarik untuk disimak oleh anda.</p>
<p>Apakah anda ingin mengenal lebih dalam lagi tentang kampung Raja Prailu Sumba ini? Jika anda ingin mengenal tentang apa sih kampung tersebut, maka anda adalah orang yang paling tepat jika berada disini. Karena, pada saat ini kami akan membahas tentang pengenalan dari kampung tersebut. Mari kita simak pembahasannya yang sudah ada dibawah ini.</p>
<p><strong>Baca juga ya:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/alam/sungai-wanukaka-sumba/">Apa Sih Itu Sungai Wanukaka Sumba? Ini Dia Pembahasannya</a></li>
<li><a href="https://tripsumba.com/budaya/kain-tenun-tambolaka/">Proses Pembuatan, Makna Dan Macam-macam Kain Tenun Tambolaka Sumba Yang Perlu Diketahui Oleh Anda</a></li>
</ul>
<h2>Sekilas Tentang Kampung Raja Prailu Sumba</h2>
<div id="attachment_2665" style="width: 611px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2665" class=" wp-image-2665" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Raja-Prailu-Sumba.jpg" alt="Kampung Raja Prailu Sumba" width="601" height="400" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Raja-Prailu-Sumba.jpg 640w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Raja-Prailu-Sumba-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 601px) 100vw, 601px" /><p id="caption-attachment-2665" class="wp-caption-text">Sekilas Tentang Kampung Raja Prailu Sumba &#8211; Sumber traverse.id</p></div>
<p>Kampung Raja Prailu Sumba merupakan salah satu desa yang asri dan kampung tersebut dikenal sebagai kampung yang memiliki kekhasan bangunan dari rumah serta memiliki taradisi yang unik. Selain itu, di kampung ini juga anda akan melihat kerajinan kain yang berada di sana. Lokasi dari kampung ini terletak pada kota Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Kampung ini menjadi salah satu jenis kampung yang berupa kerajaan menarik di daerah pulau Sumba. Kampung ini juga masih terlihat eksis dan banyak yang mengunjunginya. Hanya saja sesudah raja Umbu Djaka meninggal, belum saja pengangkatan dari raja yang baru disana. Tetapi, jejak-jejak kerajaan ini memiliki hal-hal yang menarik dan berbudaya tinggi serta cocok untuk disimak oleh para wisatawan.</p>
<h2>Aktivitas dan Kebiasaan Unik Kampung Raja Prailu Sumba</h2>
<div id="attachment_2669" style="width: 610px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2669" class=" wp-image-2669" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Aktivitas-dan-Kebiasaan-Unik-Kampung-Raja-Prailu-Sumba.jpg" alt="Kampung Raja Prailu Sumba" width="600" height="584" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Aktivitas-dan-Kebiasaan-Unik-Kampung-Raja-Prailu-Sumba.jpg 2384w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Aktivitas-dan-Kebiasaan-Unik-Kampung-Raja-Prailu-Sumba-300x292.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Aktivitas-dan-Kebiasaan-Unik-Kampung-Raja-Prailu-Sumba-1024x997.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Aktivitas-dan-Kebiasaan-Unik-Kampung-Raja-Prailu-Sumba-768x747.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Aktivitas-dan-Kebiasaan-Unik-Kampung-Raja-Prailu-Sumba-1536x1495.jpg 1536w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Aktivitas-dan-Kebiasaan-Unik-Kampung-Raja-Prailu-Sumba-2048x1993.jpg 2048w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><p id="caption-attachment-2669" class="wp-caption-text">Aktivitas dan Kebiasaan Unik Kampung Raja Prailu Sumba &#8211; Sumber juragankoppi.wordpress.com</p></div>
<p>Kampung yang bernama Raja Prailu Sumba ini menjadi salah satu kampung yang unik di provinsi Nusa Tenggara Timur. Ada kebiasaan yang unik disana apabila para pengunjung masuk pada desa yang satu ini. Biasanya pengunjung yang datang disana, para wisatawan akan ditawari memakan sirih. Perlu diketahui oleh anda kalau sirih inilah yang merupakan makanan harus dimakan oleh pengunjung desa Prailu.</p>
<p><strong>Baca juga ya:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/pantai/pantai-kerewei-sumba/">Pantai Kerewei Sumba, Dijamin Liburan Anda Akan Menyenangkan!</a></li>
<li><a href="https://tripsumba.com/pantai/pantai-terindah-di-sumba-timur/">5 Pantai Terindah Di Sumba Timur, Seru Dan Menyenangkan!</a></li>
</ul>
<p>Namun, apabila anda tidak menyukai dengan sirih, maka anda tidak perlu lagi untuk memakan sirih tersebut. Akan tetapi, untuk penolakan dari memakan sirih, pastikan anda selalu sopan dan menghargai dengan adanya kebiasaan yang ada disana. Di kampung yang berada di Sumba ini, anda bisa melihat proses pembuatan dari kain tenun, dimana anda bisa melihat proses pembuatannya yang dilakukan oleh ibu-ibu di desa sana.</p>
<h2>Hal-hal Istimewa dan Menarik dari Kampung Raja Prailu Sumba</h2>
<div id="attachment_2670" style="width: 610px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2670" class=" wp-image-2670" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Hal-hal-Istimewa-dan-Menarik-dari-Kampung-Raja-Prailu-Sumba.jpg" alt="Kampung Raja Prailu Sumba" width="600" height="408" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Hal-hal-Istimewa-dan-Menarik-dari-Kampung-Raja-Prailu-Sumba.jpg 946w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Hal-hal-Istimewa-dan-Menarik-dari-Kampung-Raja-Prailu-Sumba-300x204.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Hal-hal-Istimewa-dan-Menarik-dari-Kampung-Raja-Prailu-Sumba-768x522.jpg 768w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><p id="caption-attachment-2670" class="wp-caption-text">Kubur Batu Prailu &#8211; Sumber kompas.com</p></div>
<p>Sebenarnya, bukan hanya itu saja yang membuat kampung yang satu ini terlihat unik dan menarik. Pasalnya, pada kampung ini anda bisa melihat hal-hal yang menarik dan bisa membuat liburan anda menjadi lebih banyak makna. Pada umumnya kampung ini tersedia 3 hal yang istemewa dan menarik yang dimiliki oleh kampung Raja Prailu Sumba ini, maka anda bisa melihatnya pada pembahasan yang sudah ada dibawah ini.</p>
<p><strong>Baca juga ya:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/bukit/bukit-terindah-di-sumba-tengah/">5 Bukit Terindah Di Sumba Tengah, Wajib Dikunjungi!</a></li>
<li><a href="https://tripsumba.com/pantai/pantai-nihiwatu-sumba-simak/">Mau Ke Pantai Nihiwatu Sumba? Simak Dulu Pembahasannya</a></li>
</ul>
<h3>1. Rumah Adat</h3>
<p>Kampung ini memiliki hunian yang masih terlihat seperti rumah adat. Dalam hal ini, rumah adat yang ada disana memiliki bentuk limas dan berasal dari material yang alami. Ini juga lebih dikenal sebagai sebutan Uma Mbatang dan Uma Hori. Jika anda berpergian di rumah adat yang ada disana, anda bisa melihat sejumlah benda tradisional atau lawas yang masih disimpan serta menarik untuk disimak.</p>
<h3>2. Kubur Batu Mega</h3>
<p>Yang membuat menarik dari kampung Raja Prailu Sumba ini adalah kampung tersebut memiliki Kubur Batu Mega. Kubur tersebut berisi jenazah dari Raja Tamu Umbu Djaka yang wafat pada tahun 2008 yang lalu. Akan tetapi, penguburannya dilakukan setahun kemudian, hal ini dikarenakan pemakamannya membutuhkan dana yang besar. Makam dari raja tersebut seperti kubur batu yang memiliki berat sekitaran 40 ton.</p>
<h3>3. Kain Tenun</h3>
<p>Seperti yang sudah dijelaskan diatas, dimana anda bisa melihat proses pembuatan kain tenun ketika mengunjungi kampung ini. Kain tenun memiliki berbagai macam makna bagi warga masyarakat yang ada disana. Dan ini menajdi tradisi dari Marapu yang akan digunakan dalam bentuk acara-acara tertentu, misalnya perkawinan, pemakaman dan lain sebagainya. Inilah yang menjadi alasan kenapa kain tenun termasuk hal yang istimewa di kampung ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Kampung Adat Sumba Yang Harus Dikunjungi</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/5-kampung-adat-sumba-yang-harus-dikunjungi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[heriyantoagus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2020 08:37:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[adat sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung adat Pulau Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung adat Sumba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=2289</guid>

					<description><![CDATA[Kampung adat Sumba adalah destinasi wisata yang tidak boleh dilupakan. Bahkan layak juga disinggahi selain tempat wisata alam yang&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kampung adat Sumba</strong> adalah destinasi wisata yang tidak boleh dilupakan. Bahkan layak juga disinggahi selain tempat wisata alam yang juga banyak di pulau ini. Karena alasan tersebut berikut akan dijelaskan tentang beberapa kampung adat di Sumba.</p>
<div id="attachment_2291" style="width: 508px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2291" class="wp-image-2291 " src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-adat-Sumba.jpg" alt="Kampung adat Sumba" width="498" height="330" /><p id="caption-attachment-2291" class="wp-caption-text">Kampung adat Sumba//NationalGeographycIndonesia</p></div>
<p>Kampung adat yang ada di Pulau Sumba masih tetap terawat dengan baik. Bahkan sebagiannya masih dijadikan sebagai ikon pulau yang berhasil menarik pengunjung ke pulau di NTT ini. Berikut kampung adat yang dimaksud:</p>
<h3>1. Kampung Adat Ratenggaro</h3>
<div id="attachment_2293" style="width: 503px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2293" class="wp-image-2293 " src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Adat-Ratenggaro-1.jpg" alt="Kampung Adat Ratenggaro" width="493" height="277" /><p id="caption-attachment-2293" class="wp-caption-text">Kampung Adat Ratenggaro//Hipwee</p></div>
<p><strong>Kampung adat Sumba</strong> yang pertama adalah Kampung Adat Ratenggaro. Sebuah kawasan ikonik berbasis budaya di Pulau Sumba yang cukup terkenal. Apalagi letaknya berada di pinggir pantai yang asri dan permai.</p>
<p>Sebagian besar pengunjung di tempat ini hanya untuk berfoto selfie. Hasilnya sangat memuaskan apalagi jika yang menjadi latarnya adalah deburan ombak yang memecah gelombang.</p>
<p>Di sini traveler bisa menunggang kuda sekaligus menggunakan baju adat. Lalu berpose seakan prajurit yang sedang menuju medan perang. Ingin fasilitas ini datangi saja Desa Kodi yang berada di Kabupaten Sumba Barat.</p>
<h3>2. Kampung Adat Tarung</h3>
<div id="attachment_2295" style="width: 524px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2295" class="wp-image-2295 " src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Adat-Tarung-1.jpg" alt="Kampung Adat Tarung" width="514" height="288" /><p id="caption-attachment-2295" class="wp-caption-text">Kampung Adat Tarung//Liputan6</p></div>
<p>Kampung Adat Tarung adalah kampung adat paling cantik di Pulau Sumba. Letaknya yang berada di wilayah ibu Sumba Barat, kota Waikabubak membuat akses ke sana sangat mudah dan lancar.</p>
<p>Kampung yang sempat terbakar ini berada di tengah-tengah kota. Namun kondisi alamnya asri karena di sekeliling destinasi terdapat banyak pepohonan yang rindang. Jadi jangan khawatir, udara di sana cukup sejuk dan teduh.</p>
<p>Kampung yang berada di Kabupaten Sumba Barat ini akan menghadirkan destinasi wisata edukasi yang bagus. Makanya silakan datangi kampung bersama anak-anak agar mereka lebih mengenal adat Sumba secara utuh.</p>
<h3>3. Kampung Wainyapu</h3>
<div id="attachment_2296" style="width: 506px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2296" class="wp-image-2296 " src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/kampung-adat-Wainyapu.jpg" alt="kampung adat Wainyapu" width="496" height="265" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/kampung-adat-Wainyapu.jpg 307w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/kampung-adat-Wainyapu-300x160.jpg 300w" sizes="(max-width: 496px) 100vw, 496px" /><p id="caption-attachment-2296" class="wp-caption-text">kampung adat Wainyapu//iNews</p></div>
<p><strong>Kampung adat Sumba</strong> yang ke tiga adalah kampung adat Wainyapu. Ini juga tergolong kampung ikonik yang menjadi tempat bersejarah di Sumba Nusa Tenggara Timur yang letaknya berdekatan dengan destinasi wisata top Pantai Wainyapu.</p>
<p>Di sini traveler bisa melihat 60 rumah adat yang diberi nama Uma Kalada. Jika puas menikmati rumah adat yang eksotis kamu juga bisa melihat kuburan-kuburan kuno dari batu yang katanya sudah muncul sejak jaman pra sejarah.</p>
<p>Adat Pasola juga pesona tersendiri yang mampu menarik turis asing datang ke kampung Wainyapu. Ritual yang berupa peperangan dua grup pasukan berkuda dengan saling melempar lembing.</p>
<h3>4. Kampung Paronambaroro</h3>
<div id="attachment_2298" style="width: 507px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2298" class="wp-image-2298 " src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Paronambaroro.jpg" alt="Kampung Paronambaroro" width="497" height="278" /><p id="caption-attachment-2298" class="wp-caption-text">Kampung Paronambaroro//Phinemo</p></div>
<p>Kampung Paronambaroro adalah kampung adat di Pulau Sumba yang terbilang cukup tradisional. Berdiri kira-kira dari abad ke-17 dan masih terawat dengan baik sampai saat ini. Bahkan dijadikan sebagai ikon wisata di Sumba.</p>
<p>Di sini juga terdapat kuburan batu dan satu bangunan yang berisi sisa peninggalan nenek moyang. Biasanya Kampung Adat Paronambaroro dijadikan sebagai sarana untuk mempertemukan lawan dalam adat Pasola.</p>
<p>Kampung Adat Paronambaroro juga dijadikan sebagai sarana informasi untuk khalayak seputar adat Pasola. Termasuk jadwal ritual berdarah tersebut akan diselenggarakan beserta tempat penyelenggaraannya.</p>
<p>Jika ingin berwisata edukasi terkait Pulau Sumba dengan adat Pasola-nya silakan datang saja ke Kampung Adat Paronambaroro. Dijamin travelling tidak akan kecewa karena wawasannya pasti bertambah.</p>
<h3>5. Kampung Adat Raja Prailiu</h3>
<div id="attachment_2299" style="width: 541px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2299" class="wp-image-2299 " src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Kampung-Adat-Raja-Prailiu.jpg" alt="KKampung Adat Raja Prailiu" width="531" height="297" /><p id="caption-attachment-2299" class="wp-caption-text">Kampung Adat Raja Prailiu//xism</p></div>
<p>Kampung Adat Raja Prailiu berada di kawasan Waingapu tepatnya di wilayah Kanbera. Menurut sejarahnya kampung ini merupakan sisa peninggalan dari kerajaan tradisional Lewa Kambera.</p>
<p>Ahli sejarah Sumba menyampaikan kalau Kampung Adat Raja Prailiu adalah sisa bangunan dari ibu kota Kerajaan Lewa Kambera. Sayang yang tersisa hanya kampung adatnya sedangkan pernak-pernik kerajaannya tidak ada di kampung ini.</p>
<p>Prailu sendiri bukan nama seorang raja melainkan nama sebuah kota atau wilayah. Nama lengkapnya adalah Praing Prailu. Kawasan inilah yang dianggap ibu kota dari kerajaan Lewa Kambera.</p>
<p>Kampung Adat Raja Prailu juga ikon wisata yang cukup terkenal di Pulau Sumba. Pengunjungnya juga banyak dan terus bertambah setiap tahun. Oleh karena itu jika ingin berwisata edukasi datang saja ke tempat ini.</p>
<p><strong>Kampung Adat Sumba</strong> yang sudah dijelaskan di atas adalah ikon wisata yang tidak boleh diremehkan. Bahkan sebagian besar menjadi aset daerah yang cukup signifikan. Oleh sebab itu rugi jika ke Sumba tetapi tidak mampir ke sana.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Pesona Kampung Pau Umabara di Sumba Timur</title>
		<link>https://tripsumba.com/desa-adat/kampung-pau-umabara-sumba-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[yessif]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2020 04:09:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[backpacker sumba]]></category>
		<category><![CDATA[desa adat]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi sumba]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[info sumba]]></category>
		<category><![CDATA[info wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Adat Pau Umabara]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung adat Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[kampung pau umabara]]></category>
		<category><![CDATA[liburan ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi Kampung Pau Umabara]]></category>
		<category><![CDATA[ntt]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[opentrip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[paket tour sumba]]></category>
		<category><![CDATA[paket trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pau]]></category>
		<category><![CDATA[Pau Umabara]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[private trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[pulau sumba]]></category>
		<category><![CDATA[solo trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba island]]></category>
		<category><![CDATA[sumba timur]]></category>
		<category><![CDATA[sumba travel package]]></category>
		<category><![CDATA[sumba trip]]></category>
		<category><![CDATA[tenuk Kampung Pau Umabara]]></category>
		<category><![CDATA[tenun pahikung]]></category>
		<category><![CDATA[tenun sumba]]></category>
		<category><![CDATA[tour sumba]]></category>
		<category><![CDATA[travel sumba]]></category>
		<category><![CDATA[traveller sumba]]></category>
		<category><![CDATA[trip ke sumba]]></category>
		<category><![CDATA[trip sumba]]></category>
		<category><![CDATA[umabara]]></category>
		<category><![CDATA[umabarra]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata baru di sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata pulau sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumba]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumba ti8mur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=2070</guid>

					<description><![CDATA[Kampung Pau Umabara &#8211; Menjelajahi tanah Sumba memang tidak ada habisnya. Mulai dari wisata alam, sampai wisata budaya, semuanya&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kampung Pau Umabara</strong> &#8211; Menjelajahi tanah Sumba memang tidak ada habisnya. Mulai dari wisata alam, sampai wisata budaya, semuanya tersedia.</p>
<p>Jika kamu ingin menjelajahi salah satu kebudayaan Sumba yang masih lestari hingga saat ini, Kampung Pau Umabara bisa jadi salah satu pilihan terbaik.</p>
<p>Kampung Pau Umabara atau Kampung Umabara atau Kampung Adat Pau, merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Kampung Pau Umabara tepatnya berada di pinggiran Sungai Melolo, Desa Watu Hadang, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur. Jarak tempuhnya sekitar 66 km dari Kota Waingapu.</p>
<div id="attachment_2069" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2069" class="size-full wp-image-2069" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Warga-kampung-Pau-Umabara-menjajakan-kain-Tenun-Pahikung.-Foto-instagram-lennyagustin18-e1595250180131.jpg" alt="Warga kampung Pau Umabara menjajakan kain Tenun Pahikung. Foto: instagram/lennyagustin18" width="650" height="650" /><p id="caption-attachment-2069" class="wp-caption-text">Warga kampung Pau Umabara menjajakan kain Tenun Pahikung. Foto: instagram/lennyagustin18</p></div>
<p>Sepasang pohon beringin di gerbang pintu masuk akan menyambut kehadiran para pengunjung. Menjelajah lebih jauh, kita akan mendapati tatanan desa yang masih sangat tradisional.</p>
<p>Jangan lewatkan untuk melihat bangunan khas zaman megalitik, mampir ke rumah tradisional Sumba dan melihat proses pembuatan kain tenun.</p>
<h3><strong>Kebudayaan Megalitikum di Kampung Pau Umabara</strong></h3>
<div id="attachment_2064" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2064" class="wp-image-2064 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Bangunan-megalitik-di-Kampung-Pau-Umabara.-Foto-Google-Maps-Sugih-SM-e1595249941330.jpg" alt="Bangunan megalitik di Kampung Pau Umabara. Foto: Google Maps / Sugih SM" width="650" height="366" /><p id="caption-attachment-2064" class="wp-caption-text">Bangunan megalitik di Kampung Pau Umabara. Foto: Google Maps / Sugih SM</p></div>
<p>Jika mengunjungi Kampung Pau Umabara, kita akan mendapati bangunan-bangunan batu yang masih berdiri kokoh. Peninggalan era prasejarah Sumba ini memang masih terjaga dengan baik, karena peran serta warga setempat yang masih melestarikan kebudayaan megalitikum.</p>
<p>Hal ini juga tak terlepas dari kepercayaan yang masih dianut warga setempat. Sebagian warga di kampung ini masih memeluk kepercayaan Marapu.</p>
<p>Kepercayaan ini memberikan peghormatan pada arwah nenek moyang, dan mempercayai bahwa batu besar memiliki kekuatan yang sakral.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://tripsumba.com/desa-adat/mengenal-kampung-adat-bodo-ede-di-sumba-barat/">Kampung Adat Bodo Ede di Sumba Barat</a></p>
<h3><strong>Perkampung Adat Pau Umabara</strong></h3>
<div id="attachment_2066" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2066" class="wp-image-2066 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Rumah-tradisional-di-Kampung-Pau-Umabara-Sumba.-Foto-instagram-sumbamemories-e1595248568387.jpg" alt="Rumah tradisional di Kampung Pau Umabara Sumba. Foto: instagram/sumbamemories" width="650" height="650" /><p id="caption-attachment-2066" class="wp-caption-text">Rumah tradisional di Kampung Pau Umabara Sumba. Foto: instagram/sumbamemories</p></div>
<p>Perkampungan Umabara dibangun di sekitar Sungai Melolo. Lokasi ini konon dimaksudkan untuk mengatasi kesulitan air. Di sini pengunjung akan mendapati perkampungan dengan tatanan khas kearifan lokal.</p>
<p>Ada kebun warga di pinggiran sungai, serta kuburan di pinggiran kampung. Rumah-rumah di sini didirikan saling berhadapan, dengan lapangan di bagian tengah yang disebut dengan <em>talora</em>.</p>
<p>Selain itu, penduduk setempat juga mendirikan Uma Lai Kapangu sebagai bentuk penghormatan akan arwah leluhur. Istilah <em>uma</em> sendiri berarti rumah.</p>
<p>Rumah adat ini dipercaya sebagai tempat tinggal leluhur marga Watu Pelitu. Di sini kita akan mendapati seperangkat gong yang bernama <em>kapangu</em> serta meriam di luar rumah.</p>
<p>Rumah adat ini diyakini begitu sakral, sehingga tidak boleh ditempati oleh manusia. Rumah ini juga hanya boleh diterangi oleh lampu minyak kelapa.</p>
<h3><strong>Sejarah Upacara Yila Watu</strong></h3>
<div id="attachment_2068" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2068" class="wp-image-2068 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Ukiran-batu-di-Kampung-Pau-Umabara.-Foto-instagram-totoprass-e1595250072576.jpg" alt="Ukiran batu di Kampung Pau Umabara. Foto: instagram/totoprass" width="650" height="650" /><p id="caption-attachment-2068" class="wp-caption-text">Ukiran batu di Kampung Pau Umabara. Foto: instagram/totoprass</p></div>
<p>Kampung Pau Umabara masih memiliki tradisi megalitik yang masih terjaga hingga saat ini. Salah satunya adalah cerita mengenai upacara Yila Watu atau tarik batu.</p>
<p>Upacara Yila Watu merupakan upacara yang dilakukan saat penguburan tetua adat setempat. Upacara ini terakhir dilakukan pada tahun 1983.</p>
<p>Rangkaian upacara berlangsung selama 55 hari, sedangkan persiapan batu kuburnya sendiri memakan waktu 22 hari.</p>
<p>Dalam upacara ini, ratusan orang terlibat untuk menarik batu seberat tujuh ton. Batu ini ditarik dalam jarak tempuh sekitar tiga kilometer.</p>
<h3><strong>Kampung Adat Pau Umabara, Punya Tenun Pahikung</strong></h3>
<div id="attachment_2067" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2067" class="wp-image-2067 size-full" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/Tenun-Pahikung.-Foto-instagram-lennyagustin18-e1595250097429.jpg" alt="Tenun Pahikung khas Sumba. Foto: instagram/lennyagustin18" width="650" height="650" /><p id="caption-attachment-2067" class="wp-caption-text">Tenun Pahikung khas Sumba. Foto: instagram/lennyagustin18</p></div>
<p>Kampung Pau Umabara juga dikenal akan hasil tenun ikatnya. Kain di sini disebut dengan tenun pahikung. Pahikung sendiri merupakan teknik menenun ikat yang dikombinasikan dengan teknik songket, di mana ada motif benang timbul di dalamnya.</p>
<p>Bahan alami masih banyak digunakan di pembuatan kain tenun Sumba Timur. Diantaranya adalah akar mengkudu untuk warna merah dan kyu kuning untuk warna kuning. Proses pembuatannya bisa memakan waktu 2-3 minggu.</p>
<p>Kain tenun pahikung dikenal sebagai salah satu kain tenun terbaik di Sumba. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membeli hasil tenun dari kampung ini sebagai oleh-oleh.</p>
<p><strong>Baca juga :</strong> <a href="https://tripsumba.com/budaya/kain-tenun-khas-sumba-barat/">Kain Tenun Khas Sumba Barat</a></p>
<h3><strong>Fasilitas di Kampung Pau Umabara</strong></h3>
<p>Untuk saat ini, fasilitas wisata di Kampung Pau Umabara masih cukup terbatas. Tidak ada tempat penginapan khusus di kampung ini, sehingga biasanya wisatawan menginap di Kota Waingapu.</p>
<p>Untuk bisa mencapai kampung ini, pengunjung bisa menaiki bus kecil dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari Kota Waingapu. Untuk tempat makan, pengunjung bisa menemukan beberapa tempat makan sederhana dalam jarak 5 kilometer di luar obyek wisata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trip Sumba Timur, Wajib Kunjungi 6 Destinasi Ini</title>
		<link>https://tripsumba.com/air-terjun/trip-sumba-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[indiratan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 06:12:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Air Terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit]]></category>
		<category><![CDATA[Danau]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terjun Waimarang]]></category>
		<category><![CDATA[bukit]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Warinding]]></category>
		<category><![CDATA[kampung adat]]></category>
		<category><![CDATA[kampung ratenggaro]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba timur]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional Laiwangi]]></category>
		<category><![CDATA[travelling sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[trip sumba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tripsumba.com/?p=1183</guid>

					<description><![CDATA[Trip Sumba Timur &#8211; Kalian tertarik berpetualang ke Sumba Timur? Salah satu pilihan yang sangat bagus. Wilayah timur Sumba&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Trip Sumba Timur &#8211; Kalian tertarik berpetualang ke Sumba Timur? Salah satu pilihan yang sangat bagus. Wilayah timur Sumba memiliki berbagai destinasi menarik yang pastinya tidak akan membuat liburan kalian membosankan.</p>
<p>Di Sumba Timur kalian bisa menemukan pantai yang indah, danau dengan air super jernihnya, bukit lengkap dengan pemandangan lanskap menawan, dan pilihan-pilihan tak kalah seru lainnya.</p>
<p>Tentu saja ada beberapa tempat yang tidak boleh kalian lewatkan saat berwisata ke Sumba Timur. Penasaran dimana saja tempatnya? <em>Scroll </em>lansung artikel ini.</p>
<h3>Danau Weekuri</h3>
<div id="attachment_1444" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1444" class="size-large wp-image-1444" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/weekuri-megaiskanti-819x1024.jpg" alt="" width="620" height="775" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/weekuri-megaiskanti-819x1024.jpg 819w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/weekuri-megaiskanti-240x300.jpg 240w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/weekuri-megaiskanti-768x960.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/weekuri-megaiskanti.jpg 1080w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><p id="caption-attachment-1444" class="wp-caption-text">Danau Weekuri &#8211; Foto @megaiskanti</p></div>
<p>Danau Weekuri adalah danau air asin yang terletak di Desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya. Airnya yang sebiru kristal merupakan daya tarik terbesar tempat ini.</p>
<p>Jika kalian ingin mendapatkan momen menawan di danau ini, cobalah berkunjung di sore hari. Suhu udaranya sudah lebih dingin dibanding siang yang terik. Dengan begitu kalian bisa mengabadikan momen dengan nyaman dan puas.</p>
<h3>Taman Nasional Laiwangi Wanggameti</h3>
<div id="attachment_1440" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1440" class="size-large wp-image-1440" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/laiwangi-mrizag-819x1024.jpg" alt="" width="620" height="775" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/laiwangi-mrizag-819x1024.jpg 819w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/laiwangi-mrizag-240x300.jpg 240w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/laiwangi-mrizag-768x960.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/laiwangi-mrizag.jpg 1080w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><p id="caption-attachment-1440" class="wp-caption-text">Taman Nasional Laiwangi &#8211; Foto @mrizag</p></div>
<p>Taman Nasional Laiwangi Wanggameti Sumba terletak di Desa Wanggameti, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur. Taman ini merupakan taman nasional yang melindungi flora dan fauna khas Sumba.</p>
<p>Wisatawan bisa menikmati wisata edukasi menyenangkan di situs ini. Tidak hanya hewan dan tumbuhan langka, kalian bisa menikmati makam kuno yang masih terawat dengan sangat baik.</p>
<h3>Bendungan Kambaniru</h3>
<div id="attachment_1441" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1441" class="size-large wp-image-1441" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/lambanapu-eryradixa-819x1024.jpg" alt="Sumba Timur" width="620" height="775" /><p id="caption-attachment-1441" class="wp-caption-text">Bendungan Lambanapu &#8211; Foto @eryradixa</p></div>
<p>Bendungan yang dibangun pada tahun 1992 ini berlokasi di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Bendungan Kambaniru seringkali juga dikenal sebagai Bendungan Lambanapu.</p>
<p>Keindahan bendungan yang dikelilingi bukit-bukit hijau akan semakin menunjukkan pesonanya di sore hari. Momen matahari terbenam adalah salah satu momen yang patut ditunggu jika kalian berkunjung kesini.</p>
<h3>Air Terjun Waimarang</h3>
<div id="attachment_1442" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1442" class="size-large wp-image-1442" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti-1024x1024.jpg" alt="" width="620" height="620" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti-1024x1024.jpg 1024w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti-300x300.jpg 300w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti-150x150.jpg 150w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti-768x768.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti-200x200.jpg 200w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti-500x500.jpg 500w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/waimarang-sylviadwihartanti.jpg 1080w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><p id="caption-attachment-1442" class="wp-caption-text">Air Terjun Waimarang &#8211; Foto @sylviadwihartanti</p></div>
<p>Air Terjun Waimarang merupakan destinasi populer yang terletak di Desa Waimarang, Kabupaten Sumba Timur. Air biru jernihnya dan keberadaan kolam renang alami di tempat wisata ini menjadi daya tarik utamanya.</p>
<p>Jika kalian berkunjung kesini sangat disarankan untuk tidak melewatkan aktivitas berenang. Jadi jangan lupa persiapkan amunisi kalian jika mampir ke air terjun mempesona ini.</p>
<h3>Bukit Warinding</h3>
<div id="attachment_1443" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1443" class="size-large wp-image-1443" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/warinding-lorielisabeths-819x1024.jpg" alt="" width="620" height="775" /><p id="caption-attachment-1443" class="wp-caption-text">Bukit Warinding &#8211; Foto @lorielisabeths</p></div>
<p>Bukit Warinding terletak di Desa Pambota Jara, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Hanya perlu 30 menit perjalanan dari Kota Waingapu untuk bisa sampai ke tempat ini.Bukit ini memiliki keindahan yang menggoda di sepanjang tahun.</p>
<p>Apabila ingin menikmati pemandangan eksotis dan cuaca kering, kalian bisa berkunjung di musim kemarau sekitar Juli-September. Namun jika kalian menyenangi pemandangan bukit hijau segar, kalian bisa memilih Februari- April sebagai waktu berkunjung.</p>
<h3>Kampung Ratenggaro</h3>
<div id="attachment_1117" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1117" class="size-large wp-image-1117" src="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/ratenggaro-royaltravelindonesia-819x1024.jpg" alt="" width="620" height="775" srcset="https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/ratenggaro-royaltravelindonesia-819x1024.jpg 819w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/ratenggaro-royaltravelindonesia-240x300.jpg 240w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/ratenggaro-royaltravelindonesia-768x960.jpg 768w, https://tripsumba.com/wp-content/uploads/2020/07/ratenggaro-royaltravelindonesia.jpg 1080w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><p id="caption-attachment-1117" class="wp-caption-text">Kampung Ratenggaro &#8211; Foto @royaltravelindonesia</p></div>
<p>Kalian tertarik mengeksplor budaya Sumba? Kampung Ratenggaro bisa menjadi pilihan terbaik. Kampung ini terletak di Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya.</p>
<p>Tatanan rumah adat yang unik dan lokasinya yang dekat dengan pesisir pantai membuat kampung ini menjadi tujuan wisata menarik bagi wisatawan. Kalian akan bisa menikmati pemandangan lanskap menawan di tengah kentalnya budaya Sumba.</p>
<p>.</p>
<p>Melihat destinasi-destinasi keren di Sumba Timur tentunya sangat menggoda ya. Jangan lupa masukkan tempat-tempat di atas sebagai <em>bucket list</em> kalian!</p>
<p><strong>Baca juga keelokan wisata-wisata lain di Sumba:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://tripsumba.com/pantai/pantai-larawali-sumba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pantai Larawali Sumba</a></li>
<li style="text-align: left"><a href="https://tripsumba.com/bukit/pulau-salura-sumba/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pulau Salura Sumba</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/766 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis

Served from: tripsumba.com @ 2026-08-14 04:50:38 by W3 Total Cache
-->